[Short Story] Ziza dan Rey

“Ziza.” Tak perlu berbalik Ziza sudah tau suara siapa yang memanggilnya. Ziza sudah hafal betul suaranya. Sekilas Ziza melihat bayangannya sendiri yang memantul dari kaca mobil di sampingnya. Dress pink polos dengan cardigan putih membalut tubuhnya. Shawl berwarna pink dengan motif bunga-bunga kecil menutupi kepala Ziza kecuali wajah dan shawl itu diulurkannya hingga menutup dada.

“Baru nyampe?” Lelaki yang memanggilnya tadi sudah berada tepat di depannya. Ziza menggangguk.

“Yuk.” Rey, nama lelaki itu berjalan mendahuluinya. Ziza ikut melangkah, menyejari langkah-langkah Rey.

“Ziza … Rey … ” Mereka berdua sontak berpaling ke arah suara. Ada Arini didampingi suaminya yang sedang menggendong anaknya. Continue reading