[Kick Andy] Aku Dulu Pernah Gemuk

Tema Kick Andy minggu kemarin menarik. Bercerita tentang mereka yang dulu gemuk sekarang menjadi kurus. Mendapati tema tersebut, saya pun bersemangat menontonnya. Walau mata sudah mengantuk, tapi saya tetap turun dari kamar saya di lantai 2 ke lantai 1 di mana TV berada, menyalakan TV dan duduk di depannya.

Mama yang ada di sana melirik sebentar ke layar kaca. Begitu tahu tema yang sedang dibahas beliau langsung berkomentar, “Pantas langsung turun dan nonton TV.” Mendengar komentar tersebut saya hanya nyengir :p

Tak lama, Mama kemudian masuk ke kamar. Berganti dengan abah yang duduk di depan TV. Begitu tahu tema Kick Andy saat itu, Abah pun langsung nyelutuk. “Nah, Ti,” kata beliau sambil menunjuk ke arah TV. Maksud orangtua saya jelas, tema yang sedang dibahas itu saya banget. Saya yang punya mimpi untuk menjadi kurus. Hihihi…

Ada 2 narasumber yang dihadirkan Kick Andy saat itu. Pertama seorang cowok bernama Edwin *CMIIW*

Si Edwin ini pada masa kejayaan kegemukannya, berat badannya mencapai 130an kg. Saat itu ia tinggal di Amerika dan berada dalam posisi nyaman. Nyaman ketika menyantap beragam makanan dengan porsi besar dan nyaman untuk mencari baju dengan ukuran yang besar. Sejak kecil, Edwin juga sering dijejali makanan oleh neneknya sehingga menggemuk.

Sampai pada satu ketika, Edwin ingin menguruskan badannya dengan cara merevolusi gaya makannya. Kalau dulu ia bisa menyantap apa saja, ia pun mulai mengganti pola makannya. Sarapan oat, siang makan nasi merah, dan malam satu piring buah. Hal itu juga diiringi dengan olahraga.

Edwin mengakui kalau dorongan orang-orang di sekitarnya sangat berpengaruh. Sahabatnya selalu mengajak ia berenang, ibunya pun membelikan rice cooker baru untuk memasak nasi merah. Jadiii… Di rumah Edwin ada 2 rice cooker yang berdampingan. Satu buat nasi putih, satu lagi buat nasi merah. Hasilnya berat badannya turun menjadi 70an kg. Edwin terlihat punya BB ideal.

Narasumber kedua di Kick Andy adalah Tya Subiakto. Sebagian dari kita sudah mengenal Tya kan? Tya berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 40 kg. Motivasi Tya menurunkan BB karena pernah ia tidak bisa berdiri dari duduknya. Ada satu vonis dokter yang membuat Tya cemas. Cemas karena ia masih ingin mendampingi anak-anaknya tumbuh besar.

Selama ini, Tya memang memakan apa saja. Ketika bekerja di studio, malam-malam Tya dan suami kerap ditemani martabak dan nasi padang. Setelah mendengar vonis dokter (saya lupa apa nama penyakitnya itu), Tya pun melakukan revolusi dalam pola makannya dengan menggunakan 5 NO. No santan, no nasi, no gorengan, no minyak, dan no gula.

Narasumber terakhir adalah seorang ahli gizi sepertinya ya (saya lupa. Hahaha…)

Beliau mengingatkan tentang mengurangi atau putus sama sekali dengan yang namanya gorengan. Kata beliau sebagian dari kita beranggapan kalau gorengan itu nikmat sekali dan tanpa gorengan makan jadi tak nikmat.

Trus beliau bertanya kepada audiens, apakah pepes enak? Apakah sup enak? Apakah sate enak? Nah… Semua kan tanpa gorengan? Jadiii… Kita bisa hidup kok tanpa gorengan.

Tapiii… Ayam goreng tepung dan bakwan kan digoreng? #ngelesaja :p

Trus kata beliau lagi yang perlu kita lakukan adalah mengganti makanan yang kita makan. Ganti beras putih jadi beras merah. Ganti yang digoreng dengan yang tidak digoreng. Ganti gula pasir dengan gula aren atau yang sejenisnya. Kapan waktunya mengganti itu semua? Sekarang!

Mudah? Mudah diucapkan tapi perlu tekad yang kuat dalam melaksanakannya.

Buat saya yang kepengin menurunkan berat badan dan merasa kelebihan berat badan, acara Kick Andy kemarin itu memang bikin semangat dan menginspirasi. Menginpirasi buat hidup sehat dan semoga bisa turun BB.

Beberapa tips di sana pengin saya aplikasikan. Walaupun tidak seekestrim Tya. Kemarin saya membeli beras merah dan sudah dua kali mencoba memasaknya. Hasilnya? Ketelan aja. Karena pada dasarnya saya suka nasi yang tidak pulen dan tidak lembek, jadi tekstur beras merah yang lebih keras cocok buat saya. Cuma harganya saja yang lebih mahal dari beras biasa. Apalagi saya beli yang organik.

19 thoughts on “[Kick Andy] Aku Dulu Pernah Gemuk

  1. aku sempat handak nyoba diet mayo. gagal total sore harinya. parahnya aku jadi kalap karena kelaparan. jadi sampai wahini dietku gagal selalu. paling mengurangi porsi makan aja kawanya

  2. Gara says:

    Makan sehat dan olahraga sih memang kuncinya kalau ingin punya berat badan ideal :hehe. Kalau saya agak susah… eh tapi kita kudu berusaha sih, tiada hasil yang bisa diperoleh tanpa usaha :hehe. Terima kasih buat tulisan yang sangat inspiratif ini!

    • Iya, betul, Gara. Olahraga mesti dilakukan. Dan setujuu itu susah banget. Hihihi… Ada aja alasan yg digunakan jadi dietnya ditunda besok. Esoknya besok lagi. Hobi tetap ngemil😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s