Kopdar dan Pengumuman Lomba Blog RM Torani

Acara dengan mbak HTR yang diselenggarakan oleh FLP Balikpapan selesai, tapi hari itu tidak berakhir sampai di situ. Ada satu acara lagi yang ingin saya hadiri. Acara yang membuat saya bertahan di Balikpapan. Secara tidak langsung, acara itulah yang membuat saya juga berhadir di acara mbak Helvy. Sesuai dengan takdirNya.

Acara apakah yang dimaksud?

Acara penutupan lomba menulis di blog “Kuliner Balikpapan” dengan tema “Ceritaku tentang Rumah Makan Torani”. Lomba itu diadakan oleh B!Blogger atau Balikpapan Blogger Community yang bekerja sama dengan Rumah Makan Torani. Setelah menerima WA dari ketua Panitia Pelaksana, saya pun berniat menghadiri acara tersebut.

Itu adalah kali pertama saya ikut acara B!Blogger. Saya mengajak suami ikut serta. Waktu saya datang ke tempat acara yaitu di Banua Patra, eh ketemu Faridah Nur Amanah. Satu teman yang sudah saya kenal dan kami pernah sama-sama ikut workshop menulis Tulis Nusantara. Akhirnya ada juga wajah yang saya kenal dan bukan hanya wajah asing yang saya temui. Saya pun akhirnya duduk bersama dengan Iday. Selain itu saya juga mengenali admin dapurbalikpapan.com, pernah ketemu waktu saya nge-wiskul di Salome Ningrat. Walaupun sampai sekarang, saya enggak tahu nama aslinya Dapy. Hehehe….

Undangan yang disebarkan menyebutkan acara adalah jam tujuh malam. Tapi layaknya acara di Indonesia, acara molor sampai satu jam. Jam delapan malam baru mulai dan itu langsung makan-makan. Iya, peserta langsung diminta menikmati makan malam khas Rumah Makan Torani ketika acara dibuka. Beda banget dengan acara-acara lainnya, biasanya kan makan di akhir acara. Ini malah di awal.

Ada menu khas Torani dalam sajian gratis malam itu yaitu bandeng tanpa duri. Kali ini menunya bandeng bakar. Nikmat tiada tara deh menikmati bandeng bakar yang ikan bandengnya masih terasa kesegarannya.

Iday juga memberitahu saya kalau livetweet terbanyak biasanya dapat hadiah. Saya pun semangat nge-tweet tentang acara tersebut. Tweet pada saat acara berlangsung juga sebagai ajang saya mencatat jalannya acara. Jadi, ketika menulis reportase di blog bisa ngintip lagi ke tweet saya. Sayang saya tidak berhasil menang livetweet ini. Kata suami, jangan kemaruk :p

Setelah acara santap malam, acara berlangsung cepat. Kayak dikejar truk. Hahaha…. Tapi senang juga sih jadi acara cepat selesai. Sambutan dari ketua Panitia, dari perwakilan RM Torani, dll semuanya berlangsung singkat dan padat. Kemudian langsung pengumuman lomba, hal yang ditunggu-tunggu para peserta, termasuk saya. Pengumuman dimulai dari pemenang favorit yang dimenangkan oleh Satriani. Kemudian pemenang ketiga adalah Iday yang duduk di samping saya. Pemenang kedua adalah saya sendiri. Hihihi… Dan pemenang pertama seseorang bernama Anggi Alfonso yang tidak hadir di acara tersebut.

Hadiah yang diberikan kepada masing-masing pemenang adalah tiga juta rupiah untuk pemenang pertema, dua juta rupiah untuk pemenang kedua, satu juta rupiah untuk pemenang ketiga, dan 500 ribu rupiah untuk pemenang favorit juga voucher makan di RM Torani sebesar 150 ribu rupiah. Kemudian penyerahan hadiah berlangsung dan tentunya saya dapat hadiah selaku pemenang kedua. Yippieeee… Alhamdulillah. Itulah yang membuat saya rela menghadiri acara tersebut dan menunda kembali ke Handil. Hihihi…

image

Sertifikat kedua di tahun ini. Pertama sertifikat lomba resensi buku FLP

Selanjutnya adalah kesan dan pesan dari para pemenang. Kyaaaa…. Saya kaget aja gitu disuruh ngobrol di depan semuanya. Duh duh duh… Saya grogi tingkat dewa. Lebih baik saya diminta nulis di blog saat itu juga ketimbang harus ngobrol di depan semua hadirin yang hadir. Huhuhu…. Tapi toh semuanya terlewati juga. Hihihi…Untuk pemenang pertama karena berhalangan hadir, kesan dan pesannya tetap diminta dengan cara di telpon oleh pihak panitia.

Acara selanjutnya adalah acara favorit saya yaitu sambutan dari dewan juri sekaligus memberitahu dibalik layar penilaian. Ada tiga juri dalam lomba kali ini. Pertama, seorang Bapak wartawan. Kata suami nama beliau Tri. Kedua, dari perwakilan B!Blogger yaitu Kak Rizal dan yang ketiga dari pihak RM Torani. Ketiganya memiliki standar penilaian yang berbeda. (Semoga saya tidak salah tulis nama ^^)

Juri pertama, Pak Tri menyebutkan kalau penilaian tidak hanya berdasarkan isi, tapi juga tata bahasa dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Contohnya penggunaan kata depan di dan ke, juga titik dan koma. Intinya EYD! Bukan berarti bahasa gaul tidak diperbolehkan, tapi penempatannya harus pas.

Menulis di blog juga beda dengan menulis di media cetak. Untuk tulisan di blog sebaiknya jangan terlalu panjang. Penceritaan di blog juga jangan berputar-putar ke hal-hal yang tidak berhubungan. Ada salah satu postingan yang beliau baca, yang paragraph pertama masih belum ketahuan mau cerita apa. Paragraph kedua juga belum berhubungan, paragraph ketiga mulai menyentuh isi dan yang membaca keburu bosan dengan postingan tersebut.

Titik berat penilaian lebih kepada isi dan penyampaian. Kalau untuk urusan foto, foto sendiri memang menjadi nilai plus.

Kemudian juri kedua, Kak Rizal dari B!Blogger. Jika Pak Tri lebih bercerita tentang isi dan tata bahasa, Kak Rizal melakukan penilaian dari sudut pandang blogger. Salah satu yang dikatakan Kak Rizal adalah foto harus pakai keterangan. Kemudian juga tampilan blog harus diperhatikan. Pernah enggak menemukan blog yang ketika kita buka ada salju yang luruh satu-satu? Kata Kak Rizal, ini Balikpapan. Enggak ada salju yang turun di Balikpapan. Jadi, tampilan blog yang sederhana dan nyaman dibuka adalah satu satu hal yang harus diperhatikan dalam lomba.

Tentang foto, foto juga sebaiknya jangan berukuran besar sehingga postingan susah buat dibuka. Eh, postingan sih bisa dibuka, tapi fotonya tidak muncul. Jadi, tantangan buat blogger adalah bagaimana mempertahan foto agar tetap detail tapi ukurannya kecil. Wah, saya harus belajar terkait hal ini.

Juri ketiga bicara dari sudut pandang konsumen. Bagaimana isi blog tersebut apakah membuat orang tertarik untuk berwisata kuliner ke Rumah Makan Torani. Dalam lomba kali ini, yang kurang diceritakan oleh para peserta adalah reportase dibalik layar menu-menu di RM Torani. Rencananya di event selanjutnya bakalan ada reportase gitu. Semacam netizen journalist yang ada di Net gitu kali ya. Jadi, ada video yang ditampilkan oleh peserta. Wah, ini tantangan sendiri buat saya yang pemalu ini. Hahaha… Saya sudah ngerayu suami agar dia nanti yang bikin reportase. Karena suara beliau jauh lebih empuk daripada suara saya yang cempreng ini.

Dalam kesempatan para juri bicara, Pak Tri memperlihatkan buku saku wartawan yang tidak diperjualbelikan. Tadinya buku tersebut akan diserahkan pada pemenang pertama. Karena pemenang pertama tidak hadir, maka hadiah dilungsurkan pada pemenang kedua yaitu saya. Aaaa…. Tentu saja dengan senang hati saya terima. Hadiah buku tersebut seperti memunculkan kembali keinginan saya buat jadi wartawan yang lama terpendam. Hihihi….

Buku Saku Wartawan

Buku Saku Wartawan

Acara pun selesai dengan foto bersama seluruh peserta dan panitia. Saya senang sekali malam itu. Ya iyalah… Dapat 2 juta euy. Hahaha…. Selain materi yang saya dapatkan, saya senang karena bisa kopdar dengan para blogger Balikpapan, juga para komunitas Instagram Foodies Balikpapan yang IG-nya kerap saya kepoin buat dapat info tempat wiskul favorit. Oya, tempat acara kali ini ada di Torani Beach. Cabang RM Torani yang baru yang terletak di Banua Patra. Acara kemarin adalah hari kedua Torani Beach dibuka.

Peserta dan Panitia. Sumber : twitter B!Blogger

Peserta dan Panitia. Sumber : twitter B!Blogger

Terima kasih buat panitia dan juri. Terima kasih B!Blogger. Terima kasih RM Torani. Terima kasih buat seluruh peserta untuk keramahannya malam itu. Terima kasih buat suami saya yang selalu mendampingi dan menyemangati saya. Beliau yang selalu dengan senang hati menemani saya wiskul ke sana ke mari termasuk ke RM Torani. Hehehe… Dan tentu saja semua ini adalah rezeki dariNya. Alhamdulillah. *udah kayak sambutan piala Oscar aja :p*

Terakhir, yang mau baca tulisan saya yang menang untuk lomba ini bisa diklik link ini. Oh ya terakhir lagi… Terakhir mulu yaks :p Saya suka dengan motto Keep Update yang diusung B!Blogger. Membuat semangat saya buat ngeblog berlimpah-limpah. Yuhuuuu…. Yuk ngeblog!

13 thoughts on “Kopdar dan Pengumuman Lomba Blog RM Torani

  1. Yantiiiii…selamat yaaaah🙂
    Duh 2 juta..bisa jajan cilok satu gerobak ituuuh hehehe…
    *kenapa juga patokannya cilok?*

    Semoga semakin semangat terus nulisnyaaa🙂
    Aniwei, aku juga gak pernah bisa nge-livetweet lho, sering salah hashtag dan suka siwer antara mendengarkan materi dan nulis di twit..bhahaha…

    • Hahahaha…. Iya, Bi. Alhamdulillah. Akhirnya bisa dapat hadiah yang cetar walau belum secetar hadiah2 yang didapat Teh Erry.
      Saya ngerasa banyak ngelive tweetnya, Bi. Tapi sepertinya tidak dimenangkan panitia. Hahaha… Kegeeran. Kata suami, jangan kemaruk lah, udah dapat 2 jete, masa mau dapat voucher makan 150 ribu lagi. Akur aja deh sama suami😀

  2. Gara says:

    Selamat ya Mbak sudah bisa memenangkan lombanya :hehe. Salut dan kagum deh dengan dirimu Mbak, sangat berprestasi soalnya sudah banyak memenangkan lomba :hehe. Setuju, semua kegiatan positif, seperti blogging, kalau ditekuni dengan hati pasti dapat banyak manfaatnya, seperti yang Mbak lakukan ini :)).

    Sekali lagi selamat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s