[Kuliner Balikpapan] Salome Ningrat

Sudah lama tidak menulis tentang petualangan lidah atau wisata kuliner saya di blog ini. Wiskulnya sih tetap ya, tapi nyaris tidak ada tempat baru yang saya kunjungin, jadi ya gitu deh. Wiskulnya kalau ke Balikpapan kalau enggak ke Torani, atau ke nasgor Gunung Kawi atau makan gado-gado siram di Pacifica. Mana menu yang dipesan itu-itu aja. Jadi, belum ada bahan baru buat diceritain di blog😀

Tapi jadi teringat sama pengalaman wiskul yang belum saya ceritakan di blog. Padahal saya bilang ke owner-nya kalau mau cerita di blog. Hihihi…. Trus suami juga beberapa kali nanyain kapan mau nulis tentang itu di blog? Dia nagih gitu bukan karena dia doyan tulisan saya sih, hahaha, tapi lebih kepada dia pengin saya menunaikan ucapan saya yang bilang mau nulis ini di blog.

Sebenarnya saya bukan bermaksud menunda menuliskannya di blog, hanya saja saya berkeinginan untuk datang sekali lagi ke sana, tapi keterbatasan waktu di Balikpapan bikin saya belum pernah ke sana lagi. Ihiks…

Jadi, apa yang mau diceritakan? Pembukaannya kok panjang bener :p

Oke… Ini tentang pentol. Kalau di kampong halaman saya, di Kalimantan Selatan sana namanya pentol. Apa namanya di daerah kamu? Bahasa Indonesianya mungkin bakso ya. Tapi kalau di kampong saya yang namanya bakso itu ya versi lengkap, ada pentolnya, ada bihunnya, ada mienya. Nah, bakso yang bijinya itu loh yang mau saya ceritakan sekarang. Tanpa mie, tanpa bihun. Kan banyak orang yang jualan kayak gitu. Paman-paman yang biasa nongkrong di SD sampai kampus.

Kalau di Balikpapan namanya beda lagi. Namanya Salome. Entah dari bahasa mana salome itu ada. Karena di Balikpapan kan suku bugisnya banyak, jawa juga banyak, banjar juga. Tapi Salome bukan dari bahasa banjar deh. Saya baru tau nama Salome ya di Balikpapan.

Salome ini banyak dijajakan paman-paman di Balikpapan. Pakai kereta dorong gitu. Kalau di kampong saya yang jualan gitu sering disebut Paman. Kalau di Balikpapan Lele. Singkatan dari Pakle gitu sepertinya. Nah, yang mau saya ceritakan ini salomenya naik pangkat, disajikan ala café gitu makanya namanya Salome Ningrat😀

Salome Ningrat

Salome Ningrat

Jadi makan di Salome Ningrat ini kita bisa duduk-duduk cantik dan ganteng di tempatnya sembari menyantap Salome. Plus lebih terasa bersih dan higienes disajikan seperti itu. Namanya juga salome darah biru alias ningrat😀

Narsisnya nanggung :p

Narsisnya nanggung :p

Menunya ada paket dan satuan. Kemarin sih mesannya yang paket, ambil paket C dan yang digoreng. Enak-enak… Kenyal-kenyal gitu. Dan untuk bumbunya ada pilihan kacang, pedas dan campur. Kalau enggak salah kemarin pilih yang campur, jadi pedasnya kurang nendang, padahal saya dan suami kan suka pedas😀

Menu di Salome Ningrat

Menu di Salome Ningrat

20140603_165049

Salome yang digoreng

20140603_165034

minumannya

Sebenarnya saya pengin nyoba lagi yang enggak digoreng. Tapi ya ituuu… Kesempatan ke sana belum ada, apalagi hari minggu libur. Padahal kan ke Balikpapannya weekend doang. Waktu itu juga dapat bonus es wade oreo😀

Es Wade

Es Wade

Salome Ningrat ini ada pertigaan pon bensin tentara Gunung Malang, jejeran Hotel Mentari. Buka dari jam 1 siang sampai jam 10 malam. Tapi hari minggu libur. Hiks.
Sekarang katanya Salome Ningrat udah buka cabang juga di kedaiku, pasar segar, Balikpapan. Katanya sih tiap hari buka kalau yang di pasar segar. Moga aja minggu juga buka, pengin mampir buat beli salome lagi😀

Buat yang mau nyoba makanan cemilan ala ABG gaul Balikpapan bisa deh mampir ke kedai Salome Ningrat ini😀

10 thoughts on “[Kuliner Balikpapan] Salome Ningrat

  1. oo ini toh…
    yang konon enak itu ada di pinggir ujung lapangan merdeka, seberangnya melawai gitu deh …
    pernah icip disana, kayaknya biasa aja sih.. mungkin karena banyak yg ngantre makanya dibilang enak ya😀
    katanya suami nemu salome yg enak kemarin, tp lupa nanya dimana tempatnya~

    • Nanti tanyain ya, Vera😀 e tapi sekarang di lapmer ga boleh jualan lagi ya? Kemarin itu ke CFD di lapmer yg jualan sedikiiit. Entah ke mana sekarang buka lapak yg jualan arem2 enak di lapmer tiap hari minggu ituuu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s