Cerpen di Majalah Bobo

Bobo adalah majalah yang sudah saya kenal sejak kecil. Dan salah satu rubrik yang paling saya sukai sejak kecil adalah cerpen. Cerpen lebih menarik perhatian saya ketimbang dongeng. Mungkin itulah cikal bakal saya tidak terlalu suka dengan cerita fantasi dan lebih suka cerita realis😀

Sewaktu membaca cerpen di Bobo, saya juga punya keinginan cerpen saya bisa dimuat di sana. Saya pun mencoba menulis cerpen, ditulis tangan di kertas polio bergaris kemudian mengirimkannya. Dan tidak pernah ada kabar pemuatan cerpen tersebut😀

Ketika saya sudah tidak bisa dibilang anak kecil lagi dan saya mencoba menulis serta mengirimkannya ke media, Bobo termasuk daftar teratas media yang ingin saya tembus. Ada beberapa cerpen yang saya kirimkan ke sana, via pos dan email. Namun, berbulan-bulan tak ada kabar gembira dari media tersebut.

Dan kemarin akhirnya kabar gembira itu datang juga. Mas Bambang Irwanto di kelas Penulis Tangguh mengabarkan kalau ada cerpen saya yang berjudul Kacamata Pak Rusdi dimuat di Bobo minggu ini. Selain saya ada dongeng dari Mbak Saptorini juga. Saya dan Mbak Saptorini sama-sama penghuni kelas Penulis Tangguh.

Gemetaran tangan saya memegang hape saat membaca pesan tersebut. Heuheu… Masih berasa mimpiiii… Sampai saya cubit tangan sendiri.. Awww.. Sakiit. Jam segitu adalah jam biasa saya bobo siang. Jadi siapa tau itu cuma mimpi kan? Hehehe…

Tak lama kemudian saya mendapatkan telpon dari nomor Jakarta yang ternyata dari majalah Bobo. Mbak di ujung telpon mengabarkan naskah saya yang dimuat dan konfirmasi terkait pencairan honor. Alhamdulillah… Senang banget rasanya. Udah lompat-lompat senang saya😀

Semoga ini bukan akhir. Semoga ini adalah pembuka tulisan saya yang lain yang dimuat di Bobo. Jangan lupa beli Bobo ya man teman semua. Ada cerpen saya yang berjudul Kacamata Pak Rusdi di Bobo 32 yang terbit Kamis besok 13 November 2014.

Nama Pak Rusdi saya pinjam dari nama salah satu dosen favorit saya di kampus dulu. Walau ceritanya sendiri sebenarnya terinspirasi dari Guru saya waktu SD😀

Ini penampakan cerpen saya di majalah Bobo. Foto ini saya dapat dari mbak Irma Irawati. Karena mbak Irma berlangganan Bobo dan untuk yang berlangganan Bobo datang setiap hari senin. Terima kasih Mbak Irma buat fotonya. Saya suka ilustrasinya😀

image

32 thoughts on “Cerpen di Majalah Bobo

  1. Yantiiiii…selamat yaaaaah…ikutan seneeeeng🙂

    Bobo itu majalah paporitku bangeeeeet…tau sendiri dong nama Bibi Titi Teliti ini aja diambilnya dari majalah bobo kan yah…hehehe…
    *tadinya si blog mau dikasih nama Bibi Ketuk Pintu sih…hihihi…*

    Etapi sekarang terbit tiap senin yah?
    Dulu jamanku masih terbit setiap kamis dan harganya 700 perak…hihihi…

    Ayooo…kirim-kirim cerpen lagi yah Yan🙂

    • Masih kamis, Bi. Itu yang senin buat yg langganan. Jadi kalau langganan, bobonya datang senin. Di lapak2 majalah mah tetap kamis nongolnya😀

      Hahhahaa… Baru tau mau dikasih nama Bibi Ketuk Pintu. Oke juga tuh nama, Bi. Iya, Bi. Tau nama Bibi Titi Teliti diambil dari Bobo. Tapi sekarang kalau nyebut nama Bibi Titi Teliti ingatnya sama Teh Erry, bukan yg di Bobo. Hahaha..

  2. Halo salam kenal, Yanti.. Wah saya baca lho cerpennya, kebetulan saya beli Bobo edisi terbaru. Ceritanya bagus!
    Btw boleh tahu nggak dulu kirimnya sekitar bulan apa? Masa tunggunya lama ngga ya? Makasih ^^

  3. adejhr says:

    Keren mba.. masih sd dulu suka sekali baca majalah bobo. Kemarin liat d indomrt ada majalah bobo skrg harganya 12.000 ya hehe

      • L says:

        Kudu konfirmasi ke kantor dulu buat pencairannya, ya, Mbak? Soalnya beberapa blog posts bilang kudu konfirmasi dulu. Makasih.🙂

      • Kalau pertama kali dimuat biasanya akan ditelpon atau sms buat melengkapi data seperti nomor ktp dan npwp. Setelah itu honor cair dengan sendirinya. Tapi pemuatan yg kedua ga dikonfirmasi lagi. Mungkin karena mereka udah nyimpan datanya. Kenapa ya kak? Honor kk belum cair atau gimana?

      • L says:

        Iya, baru semingguan lebih sih. Hihi… Cuma bingung aja kelar baca blog posts di internet.🙂

        Oke deh. Makasih banyak, Mbak Yanti.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s