Belanja di Jaknot

Selain buku, saya juga punya pengalaman membeli modem secara online beberapa tahun yang lalu. Saat itu adalah kali pertama saya belanja online selain buku. Awalnya saya ingin membeli modem di toko komputer di kota saya saja, namun karena ada perbedaan harga yang jauh antara beli online dan beli offline di daerah saya jadi deh saya memilih beli online karena modem saya rusak.

Berdasarkan rekomendasi kakak tingkat saya waktu itu, saya beli modemnya di jakartanotebook.com. Deg-degan juga saat itu. Takut nggak cocok dengan barangnya, takut ketipu, dll. Maklum lah baru pertama belanja online selain buku apalagi uangnya lumayan banyak. Sekitar 300 atau 400 ribu saat itu.

Tapi kekhawatiran saya tidak terbukti. Modemnya bagus. Barangnya cepat banget nyampai. Saya pesan dan transfer rabu sore, jum’at siang barangnya udah nyampai. Cepat banget kan?

Ketika sepupu saya mau beli modem, saya juga merekomendasikan buat beli di jaknot itu.

Setelah menikah saya juga lumayan sering belanja di Jaknot itu. Eh, bukan saya sih. Tapi suami saya. Kakak tingkat yang merekomendasikan belanja di jaknot yang saya ceritakan di atas itu kemudian berubah status menjadi suami saya🙂

Beberapa waktu yang lalu saat saya di Jakarta, saya keliling di sekitar apartemen mediterania di Podomoro City, tempat di mana saya menginap. Saya menemukan toko jakartanotebook. Huaaa… Surprise banget. Walaupun sebelumnya sudah dikasih tau suami kalau jaknot emang tokonya di sekitar central park itu, tapi begitu melihat langsung tetap surpriae. Kami pun menjadwalkan buat pergi ke sana.

image

Depan toko jaknot

Namun, karena suami baru pulang mendekati jam 6 sore sementara jam 6 sudah masuk waktu maghrib dan tokonya tutup jam 7, jadi deh ke sana gagal mulu. Tapi kemudian disempat-sempatkan lah ke sana..

Saya kaget aja begitu masuk ke sana. Cara belanjanya seperti kita belanja online juga. Ada beberapa perangkat komputer yang disediakan trus kita milih barang di sana.

image

Milih barang

Kemudian ada layar di dekat meja para karyawannya memberitahu status belanja kita. Ada pesan barang, barang sedang disiapkan, barang siap, dan menunggu pembayaran. Ternganga deh saya dengan cara belanja seperti itu. Canggih beut.

image

Proses belanja online juga sepertinya mirip-mirip gitu. Pantas aja prosesnya cepat banget. Harga di Jaknot ini juga lumayan murah dibanding toko lain. Semisal tongsis yang saya beli harganya di bawah 50 ribu, di Balikpapan dengan merk yang sama ditawarkan dengan harga 150 ribu. Saya melihat banyak orang belanja dengan jumlah yang besar, mungkin untuk dijual lagi. Tapi kalau mau belanja satu-dua barang aja juga nggak masalah, tetap dapat pelayanan yang sama. Siapa yang duluan datang dan lebih dulu menyelesaikan transaksi dia yang duluan dilayani.

Postingan ini sekadar berbagi pengalaman aja, saya ga dibayar jaknot nulis ini. Tapi kalau dibayar juga nggak nolak. Hehehe…

12 thoughts on “Belanja di Jaknot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s