Selamat Pagi, Jakarta.

Seperti sebelumnya ketika suami kembali mendapat tugas ke Jakarta saya dilanda kegalauan. Galau ke mana saya harus pergi mengungsi. Pilihan ada dua, yang pertama saya mudik ke rumah orang tua. Yang kedua, ikut suami seperti bulan kemarin. Saya juga memikirkan alternatif lain, untuk tetap berada di rumah kontrakan selama suami dalam perjalanan dinas. Jujur saya merasa bersalah sekali tidak belum berani ditinggal di rumah sendirian. Padahal sewaktu-waktu suami bisa dipanggil ke Jakarta seperti sekarang. 

Namun, rasa bersalah saya sedikit berkurang karena waktu saya curhat sama sahabat saya, dia bilang dia juga nggak berani sendirian di rumah. Hahaha… Sewaktu suaminya mesti menginap di tempat lain karena alasan pekerjaan, dia juga mengungsi ke rumah ortunya. Tapi bedanya, rumah ortunya itu cuma beda gang sama tempat dia tinggal. Lah saya? Beda provinsi ding. 

Keputusan harus diambil cepat. Suami harus berangkat ke Jakarta selasa pagi, sedangkan pemberitahuan baru ada hari senin jam 3 sore. Mendadak banget. Yang sebelumnya saja saya merasa mendadak, padahal waktu itu suami sudah diberitahu hari jum’at siang dan berangkatnya senin pagi. Sekarang malah kurang dari 24 jam pemberitahuannya. Dengan beberapa pertimbangan akhirnya saya ikut lagi ke Jakarta. 

Saya jadi ingat cerita di film Hello, Goodbye yang saya tonton hari minggu kemarin. Jadi, di film itu ada ibu-ibu pejabat yang suka ngintilin suaminya kalau lagi perjalanan dinas. Kerjaan ibu-ibu itu ya jalan-jalan dan belanja belinji barang bermerk dan mihil-mihil sementara suaminya kerja. Mendadak saya merasa jadi ibu-ibu pejabat itu. Perbedaannya suami saya bukan pejabat dan saya nggak belanja belinji juga sih. Tanggal tua, bo! Hahaha…. Saya belanja di Carrefour kemarin cuma kebutuhan sehari-hari aja yang nggak sempat dibawa. 

Kalau sebelumnya saya menginap di Hotel Mega Anggrek, sekarang ditempatkan di Royal Madeterania Garden, Podomoro City. Bukan hotel, tapi apartemen. Saya curiga nih jangan-jangan suami dikasih tempat menginap di sini karena dia bilang ke bos bawa istri. Hahaha… Beda kan ya hotel sama apartemen. Apartemen lebih ke tempat tinggal, nggak ada house keeping, nggak ada sarapan pagi di resto hotel juga, nggak ada yang nanya apa ada laundry hari ini, dll. Nanti insyaAllah saya ceritakan di postingan selanjutnya deh soal hotel dan apartemen ini😀

image

View dari balkon kamar

3 thoughts on “Selamat Pagi, Jakarta.

  1. nana1803 says:

    Walaupun wani ja mun ditinggal sorangan.. aq malah maunya bisa umpat kalo suami kmana2. Hee

    Yan, kyapa cara me-link ke post yang lain?

    • Nanaaaa… Maaf hyr balas. Caranya linknya di copy dulu. Nah di postingan kata yg handak km link di block trus ada di atas tanda rantai ky angka 8 miring klik di sana. Kayna keluar kotak trus copas di sana link tadi. Sudah oke. Mudahan penjelasanku kd belibet lah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s