[Kuliner Banjar] Rumah Makan Yuli Cempaka

Saya tidak terlalu memperhatikan apa rumah makan itu punya nama khusus, jadi mari kita sebut saja rumah makan itu namanya Yuli Cempaka. Yuli itu nama owner rumah makan itu dan cempaka itu adalah nama daerah di mana rumah makan itu berada. Jika dalam stretegi bisnis kalau punya usaha harus di tempat yang strategis maka rumah makan Yuli Cempaka ini sepertinya melanggar strategi itu. Karena letaknya bukan di pusat kota, jauh dari keramaian tapi yang datang banyak aja, beberapa kali ke sana selalu ramai.

Letak rumah makannya kalau dari Banjarbaru, Kalsel itu ada di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Cempaka itu jalan yang dilewati kalau mau ke Pleihari dari Banjarbaru. Semoga saya tidak salah info. Xixixi….

Menu yang disajikan di Rumah Makan itu adalah menu banjar. Ah, I luv masakan banjar. Jadilah saya cucuk banget deh dengan menu-menu yang tersedia di sana. Buat kamu-kamu yang sedang berkunjung ke Kalsel dan ingin mencicipi masakan-masakan banjar, Rumah Makan Yuli Cempaka ini bisa jadi alternatif. Letaknya kan masih di kawasan Banjarbaru dan di Banjarbaru adalah letak bandara Syamsuddin Noor berada. Jadi, bisa disempatkan ke sana.

Pertama kali saya ke sana sewaktu kakak kedua saya mau berangkat haji tahun 2010 yang lalu. Bersama dengan keluarga besar saya yang mengantar kakak dan keluarga kakak ipar (istri kakak pertama saya), kami pun makan-makan di sana. Owner rumah makan itu yang dipanggil kakak ipar saya, Kak Yuli, punya hubungan yang sangat baik dengan keluarga kakak ipar saya. Waktu kakak pertama saya menikah, menu ikan bakar di walimahan katanya berasal dari Rumah Makan Yuli itu. Jadi, saat kami makan-makan di sana bareng kakak ipar atau bunda (mertua kakak saya) selalu deh berlimpah-limpah makanan yang disuguhkan.

Maret kemarin, waktu suami saya datang ke Kalsel, bunda mengajak kami makan-makan di sana. Itu untuk pertama kalinya suami saya ke sana, kalau saya sudah berkali-kali ke sana. Banyak menu yang tersaji di depan kami. Ada papuyu goreng, papuyu baubar atau papuyu bakar, paisan, dan udang goreng. Juga kuah karik bilungka, cacapan asam dan sambal. Sambalnya saja kakak ipar saya minta bikinkan dengan beberapa versi, versi pedas banget untuk suami saya, versi pedas biasa untuk saya dan kakak ipar dan versi pedas tanpa msg buat bunda.

Paisan atau Pepes. Entah ikan apa. Lupa saya

Paisan atau Pepes. Entah ikan apa. Lupa saya

Kuah karik bilungka (Kerik Timun)

Gangan karik bilungka (Kerik Timun)

Saya tidak tau apa karik bilungka itu hanya ada di daerah Banjar atau juga tersedia di daerah lain. Jadi karik bilungka itu adalah terbuat dari air santan, dikasih garam secukupnya kemudian ditambahkan bilungka atau timun yang dikerik. Timun belah dua kemudian dikerik isinya. Rasanya segaaar banget. Paling pas dengan gangan karik bilungka ini adalah pakasam dan paisan (pepes).

Papuyu Baubar alias Bakar

Papuyu Baubar alias Bakar

Papuyu itu hanya pernah saya temukan di daerah Banjar, Kalsel. Ikannya kecil-kecil gitu. Agak manis dan teksturnya lembut banget. Ikan air tawar alias ikan yang hidup di sungai. Saya doyan banget.

Udang Galah Goreng

Udang Galah Goreng

Udang Galah Bakar

Udang Galah Bakar

Apa beda udang galah dengan udang yang lain? Di salah satu tempat makan, karyawannya pernah menjelaskan ke saya kalau bedanya ada di kepala. Udang galah katanya kepalanya bisa diemut bagian dalamnya dan enak dimakan.

Manday Goreng

Manday Goreng

Manday ini adalah kulit cempedak yang dikupas bagian terluarnya. Dan bagian putihnya itu diolah lagi. Maknyuusss… Saya juga doyan banget. Doyan mulu :p

Sambel dengan irisan buah asam dan limau kuit

Sambel dengan irisan buah asam dan limau kuit

Dan suami saya makan dengan sangat lahap. Hehehe…. Entah berapa kali beliau nambah nasi karena katanya sambalnya cucok sekali dengan lidah beliau. Pedasnya nendang banget. Dan bunda bilang puas banget dan senang lihat suami saya makannya lahap. Hihihi….

Aaaaa… Jadi kangen makan masakan Banjar deh. *langsung ngajak misua ke Haur Gading kalau ke Balikpapan*

12 thoughts on “[Kuliner Banjar] Rumah Makan Yuli Cempaka

  1. Ry says:

    Udang galah bakarnya tolong lemparin sini dong Ti #siapinmangkok
    dan cempedak goreng, hmmmmm kayak apa yah rasanya …..

    Sodaraku (sodara jauh sih) juga dari Banjarbaru, tapi ga tau dimananya. Mungkin kpn2 aku harus ke Banjarmasin ya🙂

    • Ayo Ry, jalan-jalan ke Kalsel. Eh, aku pengin banget lho ke Bandung. Ntar kalau mau jalan2 ke Bandung aku kabarin kamu ya, Ry😉
      Itu bukan cempedaknya, tapi kulitnya. Rasanya asam2 cempedak masih ada gitu. Aku doyan banget. Hihihi…

      • Ry says:

        Aq blum pernah ke Kalimantan nih, jd pnasaran. Iaa donk main2 ke Bdg, ditunggu lho Ti🙂 …………. Cempedaknya sih udh prnh mkn tapi kulitnya ga kbayang deh, ohh asem2 gitu ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s