Kursus Mengemudi

Bisa menyetir adalah salah satu misi yang ingin diwujudkan pada akhir tahun kemarin. Targetnya sih sebelum pertengahan tahun ini sudah bisa menyetir. Tapi ya gitu deh, untuk menentukan sebuah pilihan kegalauan-kegalauan akan menyertai. Kemarin sih galau memutuskan mau kursus nyetir di mana? Ada 3 pilihan : Handil, Balikpapan dan Barabai.

Kalau di Barabai, tentu saja harus ke Barabai dulu dan punya waktu liburan yang cukup panjang. Kalau Handil, bisa kapan saja karena memang tinggal di Handil. Sedangkan Balikpapan ya 11-12 dengan Barabai, cuman di Barabai sepertinya akan lebih mudah ngurus SIMnya

Berdasarkan saran seorang teman, akhirnya memilih Balikpapan saja. Dan saya rasa ini keputusan yang tepat. Karena medan jalan raya di Balikpapan beda dengan di Barabai. Balikpapan jelas lebih rame dan jalanan yang ada pun strukturnya naik turun gunung dan berkelok-kelok gitu. Hal yang tak akan kita temui di Barabai.

Oya, sebelumnya mau cerita memilih tempat kursusnya dulu. Dari hasil browsing, tidak banyak info yang saya dapatkan tentang kursus mengemudi di Balikpapan. Hanya ada 1 tempat kursus yang punya web dan 1 lagi dari pengalaman orang yang kursus di sana yang menuliskannya di blog. 1 tempat lagi didapat dari info keluarga suami. Selasa pagi, saat saya sudah di Balikpapan, kami pun memburu 3 tempat kursus itu.

Tempat pertama ngerasa kurang meyakinkan. Hehehe… Tempat kursusnya kecil gitu. Yang kedua yang kami datangin, jadwalnya kan tertulis di white board gitu. Dan saya melongo aja melihat jadwalnya padat banget. Mbak yang jaga juga nggak bisa memastikan apa bisa selesai kursusnya dalam 5 hari. Soalna waktu off suami sisa 5 hari aja. Akhirnya mundur teratur deh dari tempat kursus kedua itu.

Tempat kursus ketiga yang kami datangi adalah LPK ITC yang ada di Rapak. Awalnya sih mas-mas yang jaga juga nggak yakin bisa atau nggak kursus dikejar dalam 5 hari. Tapi kemudian datanglah seseorang yang sepertinya owner LPK ITC. Beliau pun bilang bisa dikejar kursusnya dalam 5 hari. Beliau memerintahkan mas-mas tadi menelpon instruktur untuk memastikan jadwal. Dengan mengambil 10 jam pertemuan, akhirnya pihak LPK ITC menyanggupi kalau bisa dikejar 5 hari dengan pertemuan per hari 2 jam.

Untuk tarifnya 10 kali pertemuan itu 600 ribu. Tapi ada uang pendaftarannya 50 ribu. Jadi totalnya 650 ribu.

Hari pertama saya ikut dunk duduk di belakang. Di belakang kemudi? Bukaaaan. Di kursi belakang. Kan yang kursus suami saya. Muehehehe…..

image

Errr, sebenarnya saya juga disuruh-suruh suami buat belajar nyetir. Tapiiii saya kan penakut, grogi dan gugup. Jadi dengan beralasan instrukturnya pria mulu dan saya ogah berduaan dengan pria non mahram dalam satu mobil, saya berhasil deh berkelit untuk nggak ikut kursus Tapi kemarin sempat kok merasakan duduk di belakang kemudi. Diajarin singkat sama kakak ipar saya buat menjalankan mobil. Mobil yang dipakai saat itu mobil matic, jadi ya nggak sesusah waktu pertama dulu saya nyoba pakai mobil manual yang langsung lompat aja waktu pertama kali saya pakai

Tapi saya cuman belajar menjalankan mobil dan belok-belok doang sih. Kata kakak ipar saya tantangan sebenarnya itu ada di jalan raya. Dan emang itu lah yang diajarkan di kursus menyetir yang diikuti suami saya.

Awal belajar pengenalan-pengenalan bagian yang ada di belakang kemudi. Trus langsung ‘terjun’ langsung ke jalan raya juga. Hari selanjutnya saya ga ikut lagi, kata suami sih diajarin macam-macam, seperti berhenti di tanjakan. Gimana caranya agar mobil nggak mundur. Trus menghadapi macet, jalanan sempit, membelok di belokan patah atau membelok 180 derajat plus suasana sedang ramai gitu.

Nah, hari terakhir saya ikut lagi. Duduk di belakang. Ikut hari pertama dan hari terakhir, udah terlihat jauh perkembangannya. Hari terakhir suami diajarin parkir di parkiran yang cuma muat satu mobil. Kiri kanan ada mobilnya. Trus muter mobil di jalan yang sempit banget. Saya sempat tertidur juga waktu suami lagi belajar. Muehehhee… Kata abah saya, mengemudi itu bisa dikategorikan berhasil jika penumpang bisa tertidur

Semoga keterampilan menyetirnya bisa bermanfaat ya lakiii

8 thoughts on “Kursus Mengemudi

  1. BSF says:

    آمِّــيْنَ…. آمِّــيْنَ….آمِّــيْنَ يَا رَبَّ الْعَـالَمِيْنَ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s