Datang dan Pergi di Sepinggan Baru

Kemarin suami saya nanya, kok saya nggak ada nulis di blog tentang bandara Sepinggan yang baru? Kekekee…. Saya menjawab kalau pengin nulis tentang itu tapi nunggu saya merasakan gimana rasanya berangkat juga. Biar komplit gitu, karena kemarin itu, waktu suami nanya, saya kan baru merasakan datang aja.

Sepinggan baru ini emang bagus bener. Buat orang kampung kayak saya yang jarang bener ke kota besar, melihat bandara baru yang megah dan masih kinclong itu jadi norak deh. Sibuk foto-foto berbagai sudut dari bandara. Katanya sih bandara baru ini lima kali lebih luas dari bandara lama.

Saya sempat agak was-was juga sih, jangan-jangan bandara baru hanya digunakan untuk maskapai tertentu saja, soalna saya kan bukan pelanggan maskapai kelas atas, maskapai yang sering saya gunakan yang harganya miring itu loh. Hehehe… Tapi, syukurlah ternyata bandara baru memang digunakan untuk semua maskapai karena bandara lama tidak digunakan lagi. Semuanya pindah ke bandara baru.

Sepinggan Baru

Sepinggan Baru

Untuk cerita kedatangan ya gitu-gitu doang kan ya. Yang dulu menuju terminal kedatangan turun tangga dan jalan menuju terminal, kali ini di bandara baru ada belalai yang mengantar kita menyebrang dari pesawat ke terminal kedatangan. Bandaranya masih kinclong. Di dinding ada foto-foto khas Kalimantan semisal urang utan, bekantan, dll. Selanjutnya ya nunggu bagasi. Ada hutan buatan gitu di tempat menunggu bagasi.

Tempat Menunggu Bagasi

Tempat Menunggu Bagasi

Baru Semua

Baru Semua

bekantan

bekantan

Anggrek Hitam ternyata warnanya hijau :p

Anggrek Hitam ternyata warnanya hijau :p

Cerita keberangkatan agak special dan banyak. Kalau dulu di bandara lama waktu masuk ke ruangan buat check in itu barang kita masuk ke lorong pendeteksi itu, kali ini langsung aja melenggang masuk. Pengantar juga bisa masuk. Hanya pada saat check in, suami yang mengantar saya menunggu di pembatas buat check in itu. Duuu… belibet ceritanya :p

Check in duyuuu

Check in duyuuu

Nah, waktu check in kalau dulu diminta KTP gitu, kali ini nggak. Cuma tiket doang, tanpa diminta KTP. Trus barang kita yang masuk bagasi itu (kan sebelumnya tidak melalui lorong pendeteksi, apa sih ya istilahnya itu, ya itulah pada ngerti kan :p), jadi Cuma ditanya doang isinya apaan.

Waktu satu kotak saya bilang isinya amplang, petugas check in-nya minta kita buat menuju satu tempat. Tadinya saya mengira petugas itu meminta kita buat ngewrapping kotak isi makanan yang saya bawa. Duh, saya udah ngedumel dalam hati karena bakalan keluar uang lagi. Hahaha…. Ternyata bukan diminta wrapping itu. Tapi, barang kita yang isi makanan itu disuruh ke bagian yang masuk lorong pendeteksi itu.

Oya, kalau dulu di bandara lama bayar airport tax saat menuju ruang tunggu, kali ini airport tax dibayar saat check in. Jadi, siapkan uang anda ya, Kakak. Untuk harga sebuah bandara mewah kayak gitu airport tax-nya 75 ribu. Naik nyaris dua kali lipat dari sebelumnya yang Cuma 40 ribu.

Suasana check in seperti ini mengingatkan saya pada suasana di bandara Changi. Tapi, ya beda di keteraturannya aja :p Perhatikan foto di bawah, seharusnya kan antrinya itu nggak boleh melebihi batas kuning itu. Tapi bukannya ngantri di belakang batas kuning, malahan bejubel di dekat meja check in. Nggak diatur sih ya. Coba ada petugas yang jaga jadi bisa tau aturannya kayak gitu. Saya cukup optimis kok dengan kedisiplinan yang ada di kota Balikpapan. Untuk ukuran kota besar, di mata saya kota Balikpapan itu teratur dibanding kota besar lain yang pernah saya datangi.

Berjubel

Berjubel

Saya juga menyempatkan mengontrol toiletnya. Hahaha…. Norak bener. Pengin tau aja apa toiletnya itu ada showernya atau nggak. Ternyata ada kok. Hati pun menjadi tenang.

Selanjutnya masuk ke ruang tunggu, di mana hanya penumpang yang boleh masuk ke sana. Jadi, saya udah berpisah deh ama suami. Hiks. Hiks.

Ruang Tunggu

Ruang Tunggu

Nah, masuk ruang tunggu ini ternyata baru kartu pengenal kita diminta diperlihatkan. Waktu saya masuk kan diminta KTP gitu, tapi karena KTP saya ada dalam ransel yang isinya gendut, trus sewaktu saya mau menurunkan ransel dan nyari KTP, si petugas nanya, nama lengkap saya siapa. Langsung saya sebut, dia baca boarding pass saya dan saya langsung disuruh masuk. Kata petugasnya saya kelihatan repot bener nyari KTP. Wkwkwk… Jadi, cara ini bisa digunakan kali ya kalau kita menggunakan KTP org lain :p :p :p *ngajarin yang nggak bener*

Ada kareta bayi yang bisa digunakan cuma-cuma

Ada kareta bayi yang bisa digunakan cuma-cuma

Masuk ruang tunggu saya kembali berdecak kagum dan berseru dalam hati. “Oh Sepinggan, dikau cantik bener.” Hehehe… Lagi-lagi ruang tunggu yang rapi dan masih kinclong juga bagus membuat saya teringat akan bandara-bandara bagus di LN seperti Changi dan Dubai. Jarak antara gate satu dengan gate satunya lumayan jauh deh ya. Bikin kita jalan dulu. Hahaha… soalna biasa ruang tunggu satu doang. Jadi, nggak pakai jalan kaki menuju gate-gate-an itu :p

Ruang tunggunya terdiri dari banyak tempat duduk. Ada tempat buat charger ponsel kita juga. Norak deh saya nemu yang gituan. Soalna biasanya kan cuma ada tempat colokan. Belum pernah nemu yang kita tinggal colok hapenya doang kayak gini.

Penggila gadget senang nih :p

Penggila gadget senang nih :p

Trus bisa dikunci juga. Waktu cerita-cerita sama kakak ipar, kakak ipar saya bilang di Juanda juga ada gitu. Hahaaha….. Semoga bisa terawat deh ya karena nemu udah ada yang patah. Ihiks.

udah ada yang patah

udah ada yang patah

Karena buat menuju gate yang satu dengan yang lain lumayan jauh, jadi untuk gate terjauh ada disediakan buat jalan kayak foto di bawah. Norak lagi saya dengan bilang-bilang kalau yang kayak gini udah kayak di Singapura dan Dubai. Hahaha….. Padahal kata teman-teman di Soetta juga ada. Mungkin Soetta kurang berkesan jadi saya lupa :p :p :p *ngeles*

wpid-20140429_071448.jpg

Beberapa waktu yang lalu santer terdengar kalau Sepinggan akan berganti nama yang kemudian menuai protes dari masyarakat yang tetap pengin Sepinggan tetap bernama Sepinggan. Saya lihat di papan nama dan tulisan-tulisan nama di bandara, nama Sepinggan tetap Sepinggan kok. Tidak berubah satu huruf pun.

wpid-20140429_065013.jpg

Numpang narsis :p

 

20 thoughts on “Datang dan Pergi di Sepinggan Baru

  1. daku pulang kemarin bulan februari masih pake bandara yang lama, jadi nggak sabaran pingin cepet pulkam lagi biar ngerasain bandara baru,huahaha…ngeliat dari foto2nya mbak yanti berubah drastis bgt ya mbak sama yg dulu ehtapi jd takut nyasar nih ntar kan daku klo pulang jarang dijemput *ikutan norak* btw airpotaxnya mahal gilaaaa *nangis guling2*

    • Kapan pulang lagi, Amy? Suamiku bulan maret kemarin waktu nyusulin daku ke Banjar perginya masih pakai bandara lama, pulangnya bandara baru. Katanya waktu awal2 banyak bener yang bingung dan tersesat. Ya iya lah bandara luas bener gitu. Aku juga kemarin sempat bingung di mana check in. Hehehe…. Iya, airport taxnya mihiiiil… Mempertimbangkan naik garuda aja deh kykna kalau dari Balikpapan. Kan katanya garuda ga bayar airport tax lagi…

      • aku balik tanggal 18 juli, ceritanya mudik lebaran gitu mbak,hihi.. mbak yanti puasaan dimana?masih di bpn kah? kalo masih,hayooo kopdaran mbaaaaakk,hehe

      • Iya… Puasa rencananya di Handil. Tapi menjelang lebaran mudik k Banjar. Aku belun nengok lagi k kalender tgl brp mudiknya. Ihihi… Kalau bisa kita kopdar wkt aq menjelang mudik yaa🙂

  2. Wah, saya kebetulan orang Balikpapan juga. Terakit pulkam Januari kemaren masih pakai bandara lama. Semoga ada rejeki biar bisa pulkam secepatnya lagi. Dan semoga masih kinclong dan terawat.
    Oia, salam kenal ya, mak🙂

    • Halo, Mak… Salam kenal ya. Saya pendatang di Balikpapan karena nikah sama orang Balikpapan. Iya, januari masih bandara lama. Suami sy waktu pergi seminggu dari Balikpapan bulan maret kemarin waktu berangkat pakai bandara lama, datang udah bandara baru. Aamiin… Moga ada rezeki buat pulang kampung ya, Mak. Saya juga insyaAllah mau ke Balikpapan akhir bulan ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s