Gagal Golput

 

Ini postingan telat pakai banget ya? Hihihi… Ini cerita tentang pemilu kemarin.

Sejak beberapa bulan yang lalu, saya sudah tau kalau kemungkinan besar saya akan golput di pemilu kali ini. Nama saya tidak tercantum di DPT!

Di Balikpapan, nama saya belum ada di kartu keluarga, belum punya KTP Balikpapan juga. Jadilah dapat dipastikan saya nggak masuk DPT. Apalagi pas pendaftaran atau data ulang, saya tidak ada di tempat. Karena Balikpapan selama ini hanya persinggahan sementara mimpiku, aslinya kan tinggal di Handil, Muara Jawa. Di Barabai, kota kelahiran saya dan saya memiliki KTP sana, saat petugas KPU mendata calon pemilih, kakak saya menyebutkan saya sudah pindah. Jadi, nama saya dicoret buat masuk di DPT.

Ada teman yang menjelaskan langkah-langkah apa yang harus saya tempuh untuk masuk ke dalam DPT. Tapi, karena saya udah eneg dengan yang namanya politik, saya tidak menganggap itu penting. Dan terima saja dengan keadaan kalau saya harus golput. Tidak berusaha memperjuangkan.

Sejak 4 tahun yang lalu, saya memang menghindari segala hal yang berbau politik. Ada satu kejadian yang bikin saya eneg dan membuat saya tidak menaruh kepercayaan kepada satu pun partai politik yang ada di bumi Nusantara ini. Saya berencana menuliskannya nanti tentang hal itu.

Keinginan buat ikut mencoblos kemudian hadir semenjak beberapa hari menjelang 9 April. Yah, tiba-tiba kepengin aja gitu mendengar ramai perbincangan tentang nyoblos. Hehehe… Saya melihat iklan di TV yang menyebutkan yang tidak terdaftar di DPT bisa ke kelurahan untuk mengurus dirinya agar masuk ke Daftar Pemilih Khusus. Sempat saya berkeinginan untuk melakukan hal tersebut, tapi urung, karena saya memilih untuk melakukan perjalanan untuk bertemu dengan suami yang lagi off dari kerjaannya.

Jadinya, saya membeli tiket buat rabu malam 9 April itu. Dan berangkat ke Banjarbaru tgl 8 April malam. Nebeng om saya yang mau ke Banjarmasin. Sebelum ke Banjarbaru, saya mengikuti pengajian, di mana ustadznya memberikan nasehat agar para jamaah benar-benar menggunakan hak suaranya dengan sebaik-baiknya. Duh, keinginan buat mencoblos jadi tambah kuat saja. Tapi, kan saya nggak masuk DPT. Ya sudahlah, pikir saya. Akurapopo. Ntar mau ngurus surat pindah aja biar bisa nyoblos waktu pilpres nanti.

Paginya di Banjarbaru, abah saya menelpon dan ngasih tau kalau yang nggak masuk DPT bisa nyoblos dengan hanya membawa KTP. Hah? Benarkah? Saya cek di medsos, beberapa orang memang bilang bisa dengan membawa KTP saja ke TPS bisa nyoblos tapi setelah jam 12 siang. Tapi, ada juga yang bilang kalau harus dengan surat keterangan domisili. Saya pesimis jadinya bisa nyoblos. Karena saya saat itu sedang berada di Banjarbaru, sementara KTP saya bukan KTP Banjarbaru.

Menjelang siang, saya ikut kakak saya ke TPS, bersama istri dan keluarga istrinya. Kakak ipar saya menyebutkan ke petugas TPS kalau saya pengin nyoblos tapi nggak masuk DPT. Dan si petugas bilang, bisa kok pakai KTP aja. Saya melongo dan senang sih akhirnya bisa nyoblos. Hihihi…

Gambar

Prosedurnya mudaaah banget. Cuman nyerahin KTP doang dan nggak perlu nunggu sampai jam 12 siang karena waktu itu TPSnya lumayan sepi dan 20 menit lagi jam 12. Jadi, langsung nyoblos deh. Walau agak khawatirnya juga dengan kemudahan nyoblos yang cuma nyerahin KTP doang gitu. Khawatir disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan. Tapi bisa juga kemudahan itu ada karena keluarga kakak ipar saya sudah dikenal baik di lingkungan itu. Jadi, mereka percaya aja. Semoga begitu deh.

Lah? Katanya nggak percaya lagi dengan parpol mana pun, Yan? Jadi nyoblos apa dan siapa? Hahaha…. Ada deh :p

20 thoughts on “Gagal Golput

  1. TPS di RT saya nyebelin mba… Suami saya sampai akhirnya harus pulang pagi itu… TPS sebelah padahal bisa, cuma karena sudah terlanjur kesel dan ngotot2an akhirnya mas saya pilih nyoblos dikampung. Lumayan 4 jam pulang pergi demi nyoblos😀

    • Waaah… keren perjuangannya, menempuh perjalanan 4 jam demi nyoblos. Hehehe…Iya, banyak teman2 yang cerita ga bisa nyoblos juga. Udah nunggu jam 12 tetap ga bisa katanya. Saya juga ga nyangka bisa semudah itu😀

  2. pingin banget nyoblos tapi nggak ke daftar buat nyoblos, nasib jauh dr rumah,hiks..hiks..hiks..
    btw,daku juga lahirnya dibarabai lhoo, cuma lahirnya doank sih KTP nya nggak😀

  3. Aku jugaaa awalnya niat golput, tapi kampanye untuk nggak golput ini lumayan kenceng dimana-mana, sampai akhirnya aku cari tahu deh kira2 parpol yang cocok di hati yang mana, mudah2an ga salah pilih.. *ihik*

    • Aamiin… Ngarep hal yang sama juga. Moga ga salah pilih. Eh betull… Kayakna kampanye anti golput itu mempengaruhi keputusan saya juga deh buat nggak golput. Hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s