[Wiskul Balikpapan] Petualangan Lidah di Gunung Kawi Balikpapan

Semenjak menemukan http://dapurbalikpapan.com/ pengetahuan saya akan kuliner-kuliner nikmat di Balikpapan meningkat dengan signifikan. Maka, setiap ke Balikpapan, saya sudah menyusun rencana mau ke mana saja lidah ini akan bertualang. Untunglah saya dan suami sama-sama suka makan. Hahaha….

Salah dua dari banyak tujuan wiskul hasil rekomendasi dari dapurbalikpapan.com adalah soto banjar dan nasi goreng Pak Awan yang sama-sama berlokasi di Gunung Kawi. Tidak hanya berlokasi di daerah yang sama yaitu Gunung Kawi. Tempat nasgor dan soto banjar ini juga sama. Jika pagi, rumah di belakang tempat jualan nasgor Pak Awan menjual soto banjar. Jika malam, di depan rumah tempat jualan soto banjar ada yang jualan nasgor.

Dan kedua item kuliner ini buat saya maknyuusssss…..

Sebagai seorang banjarase, tentu dong saya juga memfavoritkan soto banjar. Bagi saya, soto banjar adalah soto ternikmat yang ada di nusantara ini. Sebelumnya di Balikpapan, saya sudah sering menikmati soto kuin, dan baru tau tentang soto banjar gunung kawi ini. Dan rasanya luar biasaaaa…. Kurleb lah dengan soto-soto banjar andalan di Banjarmasin sana. Semisal soto Abang Amat atau soto bawah jembatan. Yang membedakannya adalah soto di Balikpapan nggak pakai beras unus, Kakaaaa…. Ihiks….

image

Tapi untuk kuah, perkedel, irisan telur, ayam suwirnya udah top markotop deh.
image

Kalau mau nyari yang jualan ini di Gunung Kawi, jangan harap deh ada papan namanya. Kagak ada. Dari luar pun nampak seperti rumah biasa aja. Tapi waktu saya ke sana ada beberapa mobil dan motor yang parkir di sana. Tempatnya pun lumayan luas tapi masuk ke dalam. Rumah disulap jadi tempat makan.

Jika kita masuk lewat jalan yang ada tugu adipura, letak tempat makan ini ada di sebelah kiri. Antara orang jualan helm dan Mesjid. Masuknya nggak jauh hanya sekitar 100 meteran lah.

Dan kalau malam, di depan tempat jualan soto banjar ada nasi goreng Pak Awan. Nasgor ini beda deh dengan nasgor kebanyakan. Ada sentuhan rempah-rempah arabia jadi seperti nasi samin gitu. Apalagi dengan irisan daging yang empuk puk puk jadi bikin nasgor ini punya kelezatan yang susah dijelaskan dengan kata-kata *yang nulis lagi lapar, jadi rada lebay :p*

image

Sayangnya saya belum sempat mencicipi nasi goreng kambing di sini. Karena nasgorkam hanya tersedia di malam minggu. Dan beberapa kali ke Balikpapan bukan di malam minggu. Jadi deh cuma bisa menikmati nasgor sapi dan nasi mawutnya aja. Untuk nasgor mawutnya jauh lebih enak nasgor sapi😀

25 thoughts on “[Wiskul Balikpapan] Petualangan Lidah di Gunung Kawi Balikpapan

    • Beras unus itu beras khas Banjar, Kalimantan Selatan, Mbak. Itu berasnya dari padi yang ditanam di tanah rawa. Jadi, beda dengan beras jawa yang banyak beredar😀
      Kalau dimasak nasinya itu nggak nyatu atau nggak menggumpal gitu. Sayangnya di Kaltim nggak ada yang jual beras unus🙂
      Belooom, Mbak. Saya pernah nyoba soto lamongan, coto makasar, soto ayam yang biasa di warung2 gitu.

    • Hehehe… Ini nama daerah, Mas. Nggak beneran gunung padahal. Di Balikpapan banyak nama berawalan gunung. Ada Gunung Sari, Gunung Guntur, Gunung Malang termasuk Gunung Kawi😀

    • Iyaaa… Sepertinya karena kambing susah didapat jadi cuma ada malam minggu aja. Belum ada malming di Balikpapan jadi belum pernah nyoba. Padahal udah pensaran abissss….😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s