Jodoh Belum Bertemu

Pernahkah berada dalam situasi seperti saya? Ahahaha… Entahlah, saya jadi kepikiran akan hal ini. Ketika saya menginginkan sepasang pria dan wanita menikah. Tentu ini bukan tentang saya, kan saya sudah menikah, tapi tentang orang lain yang saya kenal baik. 

Saya mengenal si pria, saya juga mengenal si wanita. Pria dan wanita itu pun sama-sama saling mengenal. Dan saya begitu berharap mereka bisa berjodoh.

Sebenarnya perbincangan tentang pernikahan pernah ada antara mereka. Namun karena satu dua hal yang tidak bisa saya sebutkan di sini, mereka kemudian memilih jalan masing-masing.

Waktu berlalu, pria dan wanita yang saya kenal baik itu sama-sama belum menikah. Dan saya tetap berharap mereka berjodoh. Saya bahkan tidak tahu apa di hati mereka masing-masing juga memiliki pengharapan yang sama dengan saya. 

Beberapa waktu yang lalu saya mendengar bahwa si pria tengah dekat dengan seseorang. Mereka merencanakan hubungan yang serius. Ketika mendengar hal itu ada perasaan yang entah namanya apa menyusup dalam hati saya. Patah hati? Kecewa? Entahlah namanya apa. Ada perasaan tak rela jika si pria menikah dengan wanita lain. Kenapa tidak dengan si wanita yang saya anggap cocok itu saja menikahnya? Hati saya bersuara. Ya, hanya dalam hati dan kepada Tuhan saya meminta. Kalau memang baik, tolong jodohkan mereka. 

Kemudian setelahnya saya mendengar kelanjutan hubungan si pria dengan wanita lain itu. Berakhir. Kandas. Ada sisi batin saya yang merasa lega mendengarnya. Berarti masih ada harapan si pria bersanding dengan si wanita. Tapi, lagi-lagi saya tak mau dan tak mampu melibatkan diri untuk menjodohkan keduanya. Hanya sebentuk doa yang bisa saya upayakan untuk saya panjatkan kepada Tuhan. Kalau memang baik, tolong jodohkan mereka.

Tadi malam saya mendengar kabar lain lagi. Kali ini si wanita tengah didekati serius oleh pria lain. Kembali saya didera perasaan yang entah namanya apa. Ah, rasanya mungkin sama ketika gebetan kita ternyata naksir orang lain. Wekekeke… Apalagi ketika saya melihat pria lain itu berpotensi untuk diterima si wanita dan keluarganya jika melihat latar belakang keluarganya yang hampir mirip.

Saya juga mengenal pria lain itu. Dia sosok yang baik. Tapi, tetap saja saya ingin si wanita bukan menikah dengannya tapi dengan si pria yang saya sebut di atas tadi.

Beberapa saat saya kepikiran banget akan hal ini. Tapi kemudian, pikiran saya mulai lega saat saya menyadari satu hal : Jodoh di Tangan Tuhan. Seberapa pun manusia berupaya untuk menyatukan kalau bukan jodoh bisa apa? Tapiiii… Saya tak bisa berdusta… Kalau jauuuuh dalam lubuk hati saya tetap menginginkan mereka bersanding di pelaminan.

Bagaimana ending kisah keduanya? Waktu yang akan menjawabnya. Tapi, yuk doakan mereka, jika memang baik, semoga mereka berjodoh. Ehehehe…

Tetiba ingat lagu Afgan : Jodoh Pasti Bertemu 

Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku

Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

27 thoughts on “Jodoh Belum Bertemu

  1. Jodoh ditangan Tuhan dan jodoh bisa lewat tangan manusia, seperti hal nya saya, kalau saya tidak diperkenalkan saudara saya dengan kang mas, mungkin saya tak kan berjodoh dengannya^_^
    Atau saya menganggapnya demikian yaa… krn kalo sudah jodoh mah kata orang juga tidak akan lari kemana, selalu diberikan jalan oleh Yang Maha Kuasa untuk bertemu🙂

    • Manusia itu kalau menurut saya sebagai perantaranya, Mbak. Hehehe…. Benar, Mbak. Kalau udah jodoh asam di gunung garam di laut akhirnya ketemu juga deh😀
      Duh, baru dapat cerita baru dari pasangan yang saya ceritakan di sini, Mbak. Kapan2 deh saya ceritain kalau perkembangannya bagus😀

      • Aamiin… Saya ga nyesak lagi kok. Udah bisa nerima kenyataan kalau misal mereka bukan jodoh. Kok saya yang jadi perasa gini ya? ehehehe….

      • Hehe… Sahabat yg baik, pasti ingin melihat sahabat kita bahagia dan dan selalu siap membantu mereka dengan tenaga dan doa. Mereka sedih… kita ikut sedih juga bukan? Ngga apa apa atuuh itu tandanya mbak Yanti benar2 sayang sama mereka ..eh panggil Teteh saja, maklum urang Sunda asli ^_^

      • Baiklaaah Teteh… ^_^
        Iyaa, saya juga mikir kalau yang terbaik menurut manusia kan belum tentu terbaik menurut Allah. Jadi ya lapangkan saja jalan mereka untuk bertemu jodoh masing-masing. Allah tahu yang terbaik.
        Padahal tadi malam saya sampai susah tidur mikirin ini. Ada-ada aja. hehehe…

  2. ngomongin jodoh emang selalu gak ada abisnya yah Yan🙂

    Tapi waktu jaman pacaran dengan ku dulu, Abah pernah berdoa begini ama Allah katanyaaa…
    Ya Allah, kalau memang dia jodohku, dekatkan dan lancarkanlah…
    Tapi kalau memang dia bukan jodohku, tolong jadikanlah dia jodohku…

    Masa maksa begitu doanya yah?…hihihi..
    Pernah aku posting juga tuh dulu di blog🙂

    • ngomongin jodoh postingan ynt jadi rame, Biii….
      Ahahahahaha…. Abah cinta matik ama si Bibi jadi berdoa gitu deh. Rasanya pernah baca deh Bi postingan Bibi tentang itu😀

      • Ie says:

        hmmmm….🙂

        Aku mulai bersahabat dekat dengan seseorang 6 tahun lalu. Dia sangat baik, terbuka dan yah… baiklah pokoknya… dan sejujurnya suka juga aku padanya he he… Tapi di sisi lain aku juga ga yakin padanya… jadi hubungan kita ya.. tak berlanjut kemana-mana…

        Selain dia aku juga punya sahabat lain.. seorang pendeta.. ha ha ha… hampir 80% teman mengatakan kami cocok untuk menjadi suami istri… klop di segala sisi… ha ha ha… tapi yang terjadi justru kami selalu sibuk dengan “teman” kami masing-masing…

        jadi ya begitulah.. entah siapa yang akan menjadi jodoh dari setiap kami…
        😀😀😀

      • Masih misteriii ya jodohnya. Tapi aku senang lho menduga-duga. Hahahaha… Dulu suka ngebayangin pas kuliah, kira2 teman ini nikahnya ama siapa, ama pacarnya sekarang atau nggak. Dan macam2 lagi. Kebanyakan menikah dengan orang yang tidak kuduga sama sekali😀

      • Iya, soalna waktu kuliah kan terbatas sama teman2 kuliah aja. Waktu udah lulus dan nyebar2 ke mana2 jadi deh mereka ketemu dengan banyak orang yang salah satunya jadi jodoh mereka😀

  3. jodoh itu salah satu perkara yang ghaib, masih berhubungan dengan takdir,bisa siapa saja yang bakal jadi jodoh kita, namun kta tdak tahu siapa orangnya hingga saat jodoh kita it diprtmukan 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s