Berlatih Menulis ‘Showing’

Komunitas Penulis-Bacaan-Anak adalah salah satu grup yang saya ikuti di FB. Itu termasuk grup yang jarang sekali saya tengok. Cuma sesekali kalau lagi kepengin atau masuk notif yang bikin saya tertarik. 

Nah, kemarin itu ada notif yang masuk yang bikin saya tertarik dari mbak Ary Nilandari. Tentang menulis efektif. Bagini isi post dari Bunda Peri itu.

Tips menulis efektif:

Bedanya telling dan showing:

Telling=memberitahu pembaca
Aku marah, Dina anak yang baik dan ramah, Mbah Ratih murah hati.

Showing=menunjukkan pada pembaca
Aku buru-buru keluar dari ruangan. Kubanting pintu dan berteriak sekuat tenaga.
Kulihat Dina menyapa penjual roti itu dan menanyakan kabar anaknya.
Mbah Ratih berkata, “Kenapa harus dibagi dua? Kamu lebih membutuhkan jambu itu.”

Nah, jika showing sudah dilakukan, telling tidak perlu lagi. Hambur kata pun bisa dihindari.

Metode showing dan telling ini memang telah lama saya ketahui. Tapi ya itulah, kalau tidak dilatih jadinya tidak terbiasa dan lupaaa… Kalau menurut saya, salah satu penulis yang berhasil menuliskan metode showing ini dengan cara yang begitu indah adalah mbak Afifah Afra, saya mencatatnya dalam buku beliau berjudul De Liefde. Untuk memberitahu pembaca bahwa si tokoh tidak ingin menangis, mbak Afra menuliskannya seperti ini : Ada yang memanas di wajahku, sepasang kelopak mata. Namun segera kuhardik dengan bengis.

Kembali ke Grup PBA, mbak Ary Nilandari juga memberi kesempatan anggota grup buat belajar dan berlatih tentang metode showing itu. Beliau memberikan satu soal :

Yuk berlatih show, not tell.

Fina anak yang rapi, tidak suka terlambat, ingin semuanya serba terencana.

Saya yang waktu itu sedang online di laptop langsung nyoba coret-coret buat latihan itu. Dan ini hasil coret-coret saya :

“Mama, ayo cepat,” Fina berteriak dari halaman depan rumah. Sudah beberapa kali matanya melirik arloji di pergelangan tangannya.

“Sebentar Fina, popok adikmu harus diganti,” kepala mama menyembul dari balik pintu. Melemparkan senyum ke arah Fina.

Fina menyandarkan tubuhnya di pintu mobil. Sekejap kemudian dia langsung menegakkan tubuhnya kembali, menepuk-nepuk bagian belakang celananya.

“Mobil ini lama ga dicuci. Penuh debu,” gumam Fina. Mata Fina kembali menatap arloji di tangannya. Mendengus sebal melirik ke arah pintu rumah, mama belum juga keluar dari sana.
***
Tak lama berselang, ada komentar dari mbak Ary : good. Kurang satu, mana serba terencannya?
 Dan saya pun mencoba lagi menambahkan yang jadinya begini :

“Mama, ayo cepat,” Fina berteriak dari halaman depan rumah. Sudah beberapa kali matanya melirik arloji di pergelangan tangannya.

“Sebentar Fina, popok adikmu harus diganti,” kepala mama menyembul dari balik pintu. Melemparkan senyum ke arah Fina.

Fina menyandarkan tubuhnya di pintu mobil. Sekejap kemudian dia langsung menegakkan tubuhnya kembali, menepuk-nepuk bagian belakang celananya.

“Mobil ini lama ga dicuci. Penuh debu,” gumam Fina. Mata Fina kembali menatap arloji di tangannya. Mendengus sebal melirik ke arah pintu rumah, mama belum juga keluar dari sana.

Sepuluh menit terlambat buyar sudah rencananya. Sebelum masuk kelas Fina ingin ke kelas sebelah, menemui Silvia yang hari ini masuk sekolah lagi setelah seminggu sakit. 
***
 
Dan kemudian mbak Ary komentar : oke. Tinggal dipertajam dengan kalimat-kalimat khasmu nanti. Bukan kalimat standar. Keep up the good work.  
Ahahaha… Senang rasanya bisa berlatih hari itu. Hal itu kemudian menerbitkan keinginan saya buat bikin cerita anak dengan target tembus Bobo. Hahahaha…. Dulu waktu saya masih suka baca majalah bobo saya kepengin cerpen saya nongol di majalah itu. Jadi anggap saja ini mewujudkan mimpi masa kecil saya. 
Tapiiii…. Semangat saya pengin nulis cerita anak hanya sekejap, selanjutnya saya kembali MALAS. Padahal udah nanya2 mbak Irma tentang cerita anak ini. xixixixixi….. 
*di penghujung 2012… saat saya terserang malas stadium akut -_-‘* 

2 thoughts on “Berlatih Menulis ‘Showing’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s