Ketika Yanti Bikin Kue Cucur

Rasa lapar seringnya menerbitkan beberapa keinginan, keinginan buat makan tentunya. Memasak juga, lebih bergairah saat lapar. Belakangan saya juga suka blogwalking ke blog-blog yang menyajikan tentang makanan pas lapar. Wkwkwkwkwk…. Trus kemudian terbersit keinginan buat nyoba tuh resep, dan seringnya ketika sudah makan dan kenyang ingin itu pun melayang…

Stttt… Konon katanya gairah belanja kita juga akan meledak-ledak saat rasa lapar mendera. Karena itulah seorang pakar keuangan menyarankan sebelum shopping makan dulu biar ga kebobolan tuh uang belanja. Maka karena itu lah, pasar-pasar saat ramadhan juga rame luar biasa kali ya…

Bada subuh di suatu hari, saya yang masih terbalut mukena didera rasa lapar. Wkwkwk… Dan tiba-tiba terpikir aja dengan yang namanya kue cucur. Kaganangan kue cucur yang pernah saya beli di pasar Ujung Murung Banjarmasin… wuuiiih… panas-panas, fresh from penggorengan. Enaaaak bangettt…..

Saya pun kemudian googling tentang resep kue cucur. Yippiiieeeeee…… Resepnya mudah ternyata dan bahan-bahan ada di rumah saya. Yang ga ada ya di skip aja.

Karena saya masih dirundung trauma masak banyak-banyak tapi ternyata gagal, jadi kali ini saya masak sepertiga saja dari resep yang saya temukan lewat pencarian di mbah google.

Resepnya :

100 gram tepung beras (ga punya timbangan, jadi kira-kira aja. Satu sendok penuh ditaksir 15 gram, 1 sendok ga penuh ditaksir 10 gram. Jadi perlu berapa sendok? kira-kira sendiri yaaaa….)

10 gram tepung terigu (saya pakai satu SDM aja)

Gula merah 50 gram (saya pakai 1 biji. Kalau setengah kilo biasanya ada 8-9 biji. Pernah juga 10 biji)

Sedikit garam (percobaan pertama lupa pakai garam)

Air 150 gram.

caranya…

tepung beras dan tepung terigu dicampur jadi satu abaikan sisihkan.

Rebus air dan gula merah sampai mendidih. Setelah mendidih tambahkan ke tepung sedikit demi sedikit sambil diuleni. Dan kemudian dikocok sekitar 15-20 menit sampai berbuih dan diamkan kira-kira satu jam.

Setelah satu jam, panaskan minyak, ga usah terlalu banyak, setelah panas, tuangkan satu sendok sayur adonan, tunggu sampai bergelembung-gelembung dan kemudian tusuk tengahnya biar matang gitu. Angkat, tiriskan dan sajikan.

Enaaaak banget dimakan waktu masih panas-panas.. fresh from penggorengan gitu.

Pada percobaan pertama, kata suami kue cucurnya mirip sama kue cincin, kering gitu. Saya pakai dibalik sih kuenya. Esoknya karena penasaran saya ngeyoutube cara bikin kue cincin… oooh… ternyata begitu. Ga usah dibalik, dibalik sebentar saja pas mau diangkat.

Trus pada percobaan pertama, saya ga teliti baca resepnya, jadi ga saya kocok dan uleni. Cuma campur doang gitu, udah dibiarkan. Pas nyadar dengan resep yang dikocok sampai berbuih, baru saya samperin lagi adonannya dan kocok ulang padahal dah hampir satu jam didiamkan. Jadi saya anggap percobaan pertama masih belajar dan rada-rada gagal walau ludes juga. Wkwkwkwk…

Percobaan kedua, saya kembali googling dan ngeyoutube cara bikin kue cucur. Niat banget ya… oalaaaa… ternyata maksud diuleni itu ky bikin roti ya. heran juga sih karena adonan itu kan cair ya. Jadi kok diuleni? Ada yang bilang sampai dibanting-banting segala. Ya sudah, saya coba-coba deh, jadi pas gula merah dituangkan sedikit demi sedikit itu saya uleni pakai tangan, trus sampai dibanting-banting juga.

Setelahnya baru deh semua air gula merah dicampurkan dan adonan dicairkan. Perlu tenaga juga mencairkan adonan yang sudah keras itu. Dan kemudian dikocok2 sampai buih-buih muncul. Ga banyak kok buihnya. Saya juga ga tau sih cara yang benar bagaimana. Kalau ada yang tau kasih tau yaaaa….

Tapi kata suami saya, dah mirip kok baik rasa dan tampilannya dengan yang dijual di pasar.

No pict ya. Pictnya ancur waktu dicoba diedit :p *alasan*

NB : Resep segitu cuma dapat 5-6 buah kue cucur ya. Kalau mau banyak tambahin bahannya dunk😀

Kue cucur adalah jenis kue yang menyerap banyak minyak. So, kata ahli kesehatan ga sehat gitu kan, tapi enak. wekekekeke….

22 thoughts on “Ketika Yanti Bikin Kue Cucur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s