Masalahnya apa?

Tadi malam saya menyempatkan diri nonton acara HitamPutih di Trans 7, di sela saya sedang masak di dapur. Maklum yang jadi bintang tamu Oki Setiana Dewi.

Oki tampil cantik dengan jilbab panjangnya. Keren deh si Oki nih, terlebih dari cerita2 yang dia lontarkan atau menjawab pertanyaan dari Deddy Corbozier (DC) si host acara itu. Oki juga bercerita ketika dia memutuskan untuk berhijab, tawaran buat main sinetron, film justru datang menghampiri dan menawarkan padanya untuk jadi tokoh utama. Ketika Oki menyampaikan kalau dia sudah berhijab, mereka yang menawarkan ini pun bilang “Ih Oki, kamu itu artis baru, malah sok-sokan pakai jilbab.”

Dan sekarang 7 tahun dari masa itu Oki bisa membuktikan walaupun dia berhijab, dia tetap bisa jadi artis . Jempol buat Oki. Terlebih karena jilbab yang dipakai Oki adalah jilbab syar’i, panjang menutup dada. Kalau jilbab kayak Oki jadi trend di kalangan remaja kan asyiiik…

Nah kemudian yang bikin saya tertegun adalah cerita DC di akhir acara. Beberapa waktu yang lalu dia cerita tentang anaknya yang mengatakan kalau dia adalah ayah paling hebat sedunia. Si DC lantas bertanya pada anaknya, “Dari mana kamu tahu kalau ayah adalah ayah paling hebat sedunia padahal kamu belum pernah memiliki ayah lain selain ayah?”

Trus jawab si anak, “Karena ayahlah aku ada di dunia ini.” Eh… sy lupa dialognya. Maaf kalau salah ya. Lupaaaa… Karena ini juga bukan cerita intinya. *ngeles*

Di saat cerita itu di upload DC di instagram, beserta foto kali cerita itu. DC menerima sebuah email yang isinya kurleb begini “Saya adalah seorang ayah yang sekarang duduk bersama anak-anak saya. Dan saya sedang bingung bagaimana mengatakan kepada mereka kalau sebentar lagi mereka akan segera pindah dari rumah yang mereka tempati sekarang ke rumah yang lebih kecil. Di rumah yang lebih kecil itu mereka nantinya tidak bisa menempati kamar mereka masing-masing karena hanya akan ada satu kamar dan mereka akan tidur di sana beserta orang tuanya. Saya harus melakukan itu karena sebulan yang lalu saya kehilangan pekerjaan dan sampai sekarang belum dapat pekerjaan lagi.”

Begitulah kira-kira isi email tersebut, yang kemudian memancing DC buat bertanya pada anaknya jika mereka ada dalam situasi tersebut.

“Bagaimana jika kita kemudian pindah ke rumah yang lebih kecil dan kalian tidak dapat kamar masing-masing? Kita tidur di kamar yang sama.”

Salah satu dari anak DC kemudian bertanya : “Apa kita juga ikut pindah atau ayah sendiri yang pindah?”

“Tidak. Kita semua pindah ke sana.” Jawab DC.

Apa yang kemudian si anak bilang, dia bilang “Kalau begitu, masalahnya apa?”

Tsaaaah…. !!!

Seriiing memang kita sebagai orang tua dewasa ini sering berpikir yang rumit-rumit, bagaimana jika begini, bagaimana jika begitu *nunjuk ke diri sendiri, suami pasti setuju banget nih *.

Padahal di mata anak kecil, bagi mereka itu bukan masalah. Lihat si anak DC dia malah bingung apa yang menjadi masalah jika mereka pindah? Selama masih bersama-sama dengan kedua orang tua mereka, pindah ke rumah yang lebih kecil bukan sebuah masalah.

“Sembilan dari sepuluh kecemasan muasalnya hanyalah imajinasi kita. Dibuat-buat sendiri. Dibesar-besarkan sendiri. Nyatanya seperti itu? Boleh jadi tidak.”


–Tere Liye, novel ‘Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah’.

 

*ditulis supaya tetap ingat akan cerita itu dan karena request imam saya yang sepertinya ngefans banget ama tulisan saya . Eh, bukan dia ngefans ama emoticon2 lucu itu . Kayakna postingan saya pakai emoticon itu jadi hiburan tersendiri saat dia kerja. Bayangin aja, mau berangkat kerja requestnya ‘Nanti nulis di blog ya, pakai emoticon2 lucu itu.’*

23 thoughts on “Masalahnya apa?

  1. Huaaa.. bener deh Mba ya kalo mungkin sebenarnya masalah itu ada di pikiran orang dewasa yang ruwet. Anak-anak padahal gak mikirin itu. Terharu baca jawaban anaknya DC…

  2. Yey… Udah berhasil buka web nya pakai blekky
    “̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ ๑ˆ⌣ˆ๑ “̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇

    Too much worried aq bgt nih yan, اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ udah bisa berkurang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s