[WisKul] Lele Lela Balikpapan

“Selamat datang… Selamat pagi di Lela!” Satu suara menyambut kami ketika masuk ke sebuah tempat makan berjudul Lele Lela.

“Selamaaat Pagiiiii….” karyawan yang lain di tempat makan tersebut juga menyahut berbarengan.

Eh, pagi??? Kenapa pagi? Padahal kami datang di malam hari?

Yah, itulah katanya ciri khas dari tempat makan tersebut. Lele Lela. Ketika kita masuk akan selalu disapa dengan sapaan Selamat Pagi, yang menunjukkan kalau mereka selalu Semangat dan produknya juga selalu fresh. Biasa kan kalau pagi-pagi fresh gitu.

Selamat Pagi di Lela

Saya dan suami yang bertandang ke sana jadi senyum-senyum melihat aksi para karyawan Pecel Lele Lela ini.

Nama Lele Lela sendiri sudah lama familiar di telinga saya. Semenjak saya mengikuti twitter ownernya Rangga Umara atas rekomendasi seorang teman, juga saya pernah menonton ketika Rangga Umara hadir di acara kick andy, bahkan saya juga menonton re run nya dan kemudian ketika Rangga Umara yang katanya punya hubungan keluarga dengan Rhoma Irama (penting ga sih?) memgeluarkan sebuah buku berjudul Dream Book, seorang teman menghadiahkan buku itu kepada saya, yang membuat saya lebih mengenal apa itu Lele Lela.

Karena itulah, sewaktu jalan dengan suami, saya jejeritan sendiri menemukan Lele Lela di Balikpapan. Dan langsung bilang ke suami,

“Ka, ada Lele Lela ternyata di sini. Ini jalan apa ka? Ingat-ingat ya ini letaknya di mana,” kata saya ke suami.

“Gunung Sari,” jawab suami saya. “Mau nyoba kapan makan di sana?” suami bertanya.

“Hemm… ntar aja deh kalau pian ultah,” jawab saya sembari terkekeh sendiri menyadari kalau diri ini masih pecinta gratisan. Wakaka… Yup, dari mengikuti twit dan nonton tayangan kick Andy saya jadi tahu kalau ada layangan gratis di Lele Lela buat yang ulang tahun di hari itu dan mereka yang bernama Lela. Padahal ultahnya suami masih lama, masih beberapa bulan lagi. Ultah saya? Tambah lama lagi.. karena baru lewat satu bulan dari hari ultah saya. Hehehe…

Tapii… ternyata kami udah ga sabar pengin nyoba (saya maksudnya yang ga sabar), jadinya malam sebelum saya mudik duluan, suami mengajak saya makan di situ. Yay! Thanks ya cyiiin… :*

Bersih ruangannya

Ketika disuguhkan daftar menu, saya sempat bingung juga mau mesan apaan. Akhirnyaa… setelah bertapa, saya mesan lele fillet goreng tepung dan teh tarik, sedangkan suami mesan lele fillet lada hitam dan apa lagi kalau bukan minuman andalannya, es jeruk🙂

Kami juga memesan tumis kangkung dan tahu sebagai pelengkap🙂

Ternyata tidak perlu waktu lama pemirsah buat menunggu hidangan disajikan, lebih cepat dari perkiraan saya, pesanan kami langsung tersaji di meja. Kami memang mesan lele fillet, karena itu lah bentuk lele aslinya ga kelihatan. Katanyaa… itu memang sengaja buat menarik minat mereka yang suka geli dengan bentuk lele sesungguhnya.

Lalu bagaimana dengan rasanya?

Tumis kangkungnya enak, es jeruk yang dipesan suami saya ga nyobain. hehehe… Kalau teh tarik yang saya pesan. Hemm… Sepertinya itu teh tarik paling sederhana yang pernah saya nikmati, dari segi rasa juga tampilan.

Tumis Kangkung

Tahu goreng, lebih gedean piringnya :p

Teh Tarik

Bagaimana dengan lelenya? Saya merasa kalau lele fillet lada hitam yang dipesan suami lebih enak dari lele fillet goreng tepung yang saya pesan. Makanya saya jadi lebih sering nyomot lele punya suami ketimbang lele punya saya sendiri. Wakakaka… Untung suami saya sabar :p.

nasi putih plus lele fillet goreng tepung

Entah karena beneran lebih enak lele fillet lada hitam atau karena saya merasa rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Selama ini, saya selalu merasa apa yang dipesan suami lebih enak dari pesanan saya sendiri. Hihihihi….

nasi putih plus lele fillet lada hitam

Nyam… nyam… nyam… proses makan pun selesai. Kami langsung beranjak pulang… eits.. bayar dulu ke kasir dan begitu pulang, kembali ada teriakan “Terima Kasih, Silakan berkunjung kembali,” yang kemudian diikuti oleh koor karyawan yang lain, “Terimaaa Kasiiiiih…”

9 thoughts on “[WisKul] Lele Lela Balikpapan

  1. dibayar berapa mbak dibayar berapa??

    eniwe baswe…. cicciiiiiwww yang udah punya suami *watados belum pernah ngucapin apa2
    actually, i wanted to make something special or what, unfortunately…. belum siap-siap udah keburu basi daaah… ihikz

    ya sudlah…
    wanna say: happy wedding mbak yantiiiiiiii… tambah solehah… :-*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s