mimpi… impian.. cita-cita…

Bayu.. dalam Garuda di dadaku.. Bayu punya mimpi untuk menjadi pemain bola sama dengan ayahnya. seperti halnya ayahnya, Bayu juga ditentang sang kakek yang menginginkan Bayu menekuni bidang yang jelas tak disukai Bayu, melukis dan matematika.. dengan semangatnya Bayu ingin membuktikan dia bisa meraih mimpinya.. “kata kakek sy sepakbola Indonesia itu ga ada bagusnya.. sy ingin membuktikan kalau hal itu tidak benar.” seru Bayu.. dan Bayu akhirnya bisa.. memakai lambang garuda di dadanya…

adalah Guntur.. seorang anak kampung yang menyukai bulutangkis, dididik keras oleh sang bapak.. mendapat dukungan penuh dari sahabat. namun Guntur tak punya biaya.. raket pun tak punya.. Guntur tak ingin menyerah.. dia terus berlatih.. berlatih dan berlatih.. berhasil mendapat beasiswa di sebuah sekolah bulutangkis.. puluhan kilometer kemudian ditempuhnya dengan sepeda.. untuk bisa meraih mimpi menjadi seorang pemain bulutangkis nasional.. dengan semangatnya Guntur akhirnya bisa.. namanya mengharumkan nama bangsa.. Guntur ingin mengatakan kalau kemiskinan bukan kendala meraih mimpi.. setiap anak Indonesia berhak mempunyai impian dan cita2.. “Raihlah mimpimu.. kejarlah citamu.. jangan pernah menyerah untuk menjadi yang terbaik.”.. cerita tentang Guntur ada dalam film dan novel KING.

Senada dengan Guntur.. nan jauh di pulau sumatera sana.. ada Ikal dan Arai.. yang mencoba mengkristalisasikan harapan agung dalam satu statement yang sangat ambisius : bercita-cita ingin sekolah ke Prancis! ingin menginjakkan kaki di altar suci almamater Sorbonne, ingin menjelajah Eropa sampai ke Afrika. Harapan itu selanjutnya menghantui setiap hari. hingga pada akhirnya Sang Pemimpi pun mewujudkan mimpinya…

kemudian Zul.. yang ditulis penulis ayat-ayat cinta dalam sebuah karya berjudul Dalam Mihrab Cinta.. Zul yang hanya bermodal nekat berpetualang ke Malaysia.. menegaskan niat, bahwa ia sedang melakukan pengembaraan untuk merubah takdir, mengubah nasib.. tujuannya satu menuntut ilmu ke Malaysia.. Zul seperti diperas.. siang dia kuliah.. malam harus bekerja… namun kekuatan tekad membuat Zul berhasil meraih cita dan juga cinta.. hemm.. baca aja bukunya untuk cerita lengkapnya…😀

yuk.. qta berkenalan dengan si Azzam.. hoho… dah pada kenalkan.. itu tuh yang di Ketika Cinta Bertasbih… Azzam yang berjuang keras menggantikan peran sang ayah sebagai tulang punggung keluarga walau berada jauh di mata.. di negeri orang dengan status sebagai mahasiswa.. berdagang tempe dan bakso.. 9 tahun.. bukan waktu yang singkat buat Azzam.. 9 tahun yang dilaluinya hingga kemudian berhasil meraih gelar sarjana.. dan.. adik2nya di tanah air pun juga sudah berhasil..

dan selanjutnya adalah Keenan dan kugy dalam Perahu Kertas.. Keenan yang ditentang orangtuanya untuk menjadi pelukis.. dan Kugy yang merasa menjadi juru dongeng adalah hal yang diraihnya nanti.. “Berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa menjadi diri kita lagi.”..

5 orang muda.. dalam 5 cm.. bertekad menggapai puncak mahameru.. mereka punya mimpi untuk bisa mengibarkan sang saka merah putih di tanah tertinggi di pulau jawa.. keinginan yang kuat.. dan mimpi yang sempurna (kayak lagu peterpan).. membuat mereka terus bertahan di tengah kedinginan.. luka dan kesakitan..

“apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalau kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu. segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri.. biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. dan sehabis itu yang kamu perlu.. cuma…

kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya.. tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya.. mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya.. leher yang akan lebih sering melihat ke atas.. lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja.. dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya.. serta mulut yang akan selalu berdoa.. ”

“kadang kutakut dan gugup.. dan kumerasa.. oh oh.. tak sanggup.. melihat tantangan di sekitarku.. aku merasa tak mampu.. namun ku tak mau menyerah.. aku tak ingin berputus asa.. dengan gagah berani aku melangkah.. dan berkata aku bisaaaaaa…………..” [AFI Junior]

*catatan ga jelas…. hehe.. buat yang punya mimpi.. mengutip ucapan mbak Asma Nadia.. pegang erat mimpimu.. dan jangan biarkan seorang pun merebutnya darimu..*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s