Merubah Kebiasaan

Mencoba eksis kembali di dunia MP (multiply) membuat sy mendapatkan beberapa teman baru. Ada dua orang sebenarnya yang ingin sy ceritakan di sini. Orang pertama sebut saja namanya Bibit. Si Bibit ini memanggil saya dengan nama. Maka sy pun dengan pedenya juga memanggil dia dengan namanya. Dan kemudian betapa terkejutnya sy ketika mengetahui kalau si Bibit ini ternyata lebih tua dari sy. Dan sy pun bingung bagaimana memanggilnya karena setelah sekian waktu berteman sy sudah terbiasa memanggil hanya dengan nama tanpa embel-embel mbak atau kakak. (loh? Bibit ini cewek toh? Emang cewek kok… kok namanya Bibit? Kan nama Bibit lagi heboh… :p)

Yang kedua sebut sj namanya Tanaman (yang ini juga cewek lho..). Kali ini si Tanaman ini memanggil sy dengan panggilan mbak Yanti. Maka sy pun kemudian dengan SKSD memanggil dia dengan namanya. Dan sama dengan kasus yang pertama ternyata yang satu ini juga lebih tua dari sy… wadoh… ini sih murni kesalahan sy.. kok sy ga ngeh ya waktu lihat ID nya yang jelas-jelas memuat tahun lahirnya yang 3 tahun di atas sy. dan sy pun dilanda kesulitan untuk membiasakan diri memanggilnya bukan dengan nama lagi.

Kemudian… saat sy beberapa waktu yang lalu pernah publish sebuah catatan dengan judul sebuah panggilan sy kaget sendiri ketika seorang teman mengutarakan lebih suka dipanggil dengan nama depannya, padahal sy biasa memanggil dia dengan nama belakangnya dan itu sudah berlangsung sejak awal berteman sekitar 10 tahun yang lalu. Huaa… dapat dibayangkan sy sangat sulit merubah panggilan itu. Ternyata tak semudah bayangan sy untuk mengganti panggilan terhadap seseorang.

Intinya.. merubah kebiasaan itu sulit. Mulai membiasakan diri terhadap sesuatu itu bukanlah hal yang mudah. Terlepas dari masalah panggilan, sy pernah mendengar tausyiah yang disampaikan seorang ustadz bahwa membiasakan diri untuk melakukan suatu amal ibadah itu diperlukan latihan atau bahasa kerennya Riyadhah.

Nah untuk melatih diri itu bukanlah suatu hal yang mudah. Permulaan itu adalah membakar sebelum berkesudahan pada cahaya. Ketika permulaan kita merasa payah itu merupakan hal yang wajar. Dan diperlukan waktu 3 kali 40 hari agar membuat qta terbiasa dan merasa nyaman melakukan hal tersebut. Kenapa 3 kali 40 hari? Karena itulah proses qta ketika dalam rahim ibu.

Duh… ngelantur ya.. oke..Kembali ke masalah panggilan, seperti yang sebutkan dulu… Walaupun terkesan sepele tapi bagi sy masalah panggilan ini mendapat perhatian khusus. ‘Panggillah seseorang dengan panggilan yang ia sukai’ adalah satu hal yang sangat ingin sy jalankan. Oya… ngomong-ngomong tentang panggilan yang disukai, sy lebih senang dipanggil kakak oleh adik-adik sy ketimbang mbak. Kenapa? Karena sy urang banjar. Kan urang banjar manggilnya kakak bukan mbak. Hehe…

Karena itulah sebenarnya sy ingin merubah panggilan sy kepada beberapa orang kakak yang sy temui di dunia maya dengan panggilan ‘teteh’ karena mereka orang sunda. Dan selama ini sy terbiasa memanggil mereka dengan mbak. Ingin merubahnya? Whuaa… sulit ternyata. Karena udah kebiasaan itu. Kok rasanya jadi aneh ya.

Oh ya.. sy teringat lagi postingan salah satu contact di MP yang menceritakan betapa sulitnya memanggil suami dengan embel2 ‘mas’ di depan namanya. Karena beliau menikah dengan teman sendiri dan puluhan tahun berteman selalu memanggil dengan nama. Jadi ketika status berubah dari teman menjadi suami dan selalu diingatkan orang-orang sekitar beliau untuk lebih sopan terhadap suami dengan menambahkan ‘mas’ ketika memanggil suami itu hal yang sangat sulit sekali, begitu cerita beliau. Hemm… jadi ingat teman sy yang baru nikah. Manggil suaminya sekarang apa ya… hehe… ^_^v

Intinya merubah kebiasaan.. setelah sy telusuri banyak sekali kebiasaan sy yang harus dirubah.. dan itu sepertinya tidak mudah… butuh perjuangan dan KEBERANIAN untuk memulai..

Pagi jum’at saat hujan di kotaku… 3 Dzulhijjah 1430 H (201109)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s