ga ada judul

bercerita dengan gaya bertutur.. memakai sudut pandang penceritaan dari orang pertama sy rasa Ayat-Ayat Cinta lah juaranya… bagaimana yang kita baca hanya dari sudut pandang Fahri namun sy juga bisa merasakan apa yang dirasakan oleh tokoh yang lain.. Maria, Noura, Nurul dan Aisha..perasaan2 tokoh lain itu kadang dituturkan Kang Abik dalam surat, diary, atau percakapan dengan tokoh aku (Fahri).

dan.. bagian dari Ayat-ayat cinta yang paling sy sukai sebetulnya ada di surat2.. surat Noura kepada Fahri, surat Nurul yang juga kepada Fahri.. salah satu isi surat itu ada bagian yang q garis bawahi.. terkadang tanpa sengaja kita telah menyengsarakan orang lain, itulah yang mungkin kulakukan padamu.

yah.. tanpa sengaja.. tanpa bermaksud.. terkadang qta bisa menyakiti orang lain.. menyengsarakan dan membuatnya sedih… padahal dalam hati qta tidak ada keinginan sama sekali buat menyakiti. ingin semua berjalan luruss aja.. tanpa masalah.. tapi ga mungkin kan ya… hidup juga ga selalu lurus aja.. ada masalah.. ada pilihan yang harus diambil.. yang terkadang pilihan yang qta ambil tak sesuai dengan yang diinginkan orang lain.. melegakan buat yang satu.. tapi bisa menyakiti pihak yang satunya lagi… yang satu larut dalam bahagia.. yang lain malah karam dalam duka.. iihh.. mengerikan juga… hehe…

Lalu… jika itu terjadi.. apakah kemudian hanya cukup menebusnya dengan satu kata. Maafkanlah. (???)

*note aneh lagi… sehabis buka2 AAC….*..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s