Broken Heart… Apakah kau hanya milik wanita??

Mangapa harus kata jatuh yang berada di depan kata cinta?

Apakah cinta memang selalu identik dengan musibah dan malapetaka?

Mengapa harus kata mati yang berada di belakang kata cinta?

Apakah cinta memang hamper selalu menghadirkan segumpal lara dan setetes airmata?

Kata2 di atas tertulis manis di cover belakang buku ‘La Tahzan for Broken Hearted Muslimah’.. sebenarnya sy udah lama beli buku itu… tapi entah kenapa baru saja muncul segumpal tanya… kenapa buku itu special untuk Muslimah?? Apakah karena sang penulis buku (atau penyusun?) itu adalah seorang wanita? sy rasa tidak… toh buku2 sejenis dari mb’Asma juga memuat kisah dari kaum Adam, Kisah seru penganten Baru contohnya.. ataukah memang karena Broken Heart itu hanya milik wanita saja?? Coba saja lihat banyak sekali lagu2 tentang patah hati yang dinyanyikan para pria, tapi bukankah penyuka lagu itu paling banyak adalah wanita..

Hal itulah yang kemudian menggerakkan jari2 sy untuk ngetik sms, bertanya ke beberapa teman.. jawaban beragam yang q terima… rata2 semua menjawab pernah.. ada yang perlu waktu 3 tahun untuk mengobatinya.. ada yang hanya di simpan saja kemudian hilang begitu saja.. jawaban paling sy suka adalah dari seorang adik.. ketika sy bertanya cara ngatasinnya.. “berpikir positip aja ka, serahkan semuanya sama Allah, mungkin itu yang terbaik”.. yup simple sekali.. mungkin karna sy mengenal persis siapa sang pengirim (seseorang yang dalam hidupku, mendapat predikat Positive thingking.. karna sikap sangka baik nya Luar Biasa mengagumkan) dan sy tau bahwa apa yang dia sampaikan benar2 dari hati jadi sampai ke hati langsung..

Yup.. buat apa sedih… La Tahzan..

seperti kepompong.. bukankah ulat itu perlu berjuang keras untuk keluar dari kepompong untuk kemudian menjadi kupu2 yang indah,, coba saja saat qta tidak sabar ingin membantu ulat itu dan memtong kepompong dengan gunting.. maka ulat itu tidak akan bisa bermetamorfosa menjadi kupu2 yang indah.. karna hidup perlu perjuangan.. itulah jalan Allah.. indah pada waktunya.. Allah tidak beri apa yang qta harapkan, tapi berikan apa yang qta perlukan.. kadang qta sedih.. kecewa dengan kenyataan yang ada tapi di atas segalanya, Allah sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan qta… begitu pun dengan patah hati, mungkin itulah cara Allah untuk menjadikn qta lebih kuat dan mendapatkan yang terbaik.

Kembali ke pertanyaan awal.. apakah hanya milik wanita?? Jawabannya tidak. Laki2 juga punya perasaan.. namun logika mereka lebih jalan.. beda dengan wanita (ga semuanya sih), yang segalanya lebih di kaitkan ke perasaan.. tertutupi emosi.. menangis berdarah2 ketika patah hati.. mungkin karna hati wanita itu sensitive,,rapuh jadi mudah sekali untuk patah.. coba lihat bagaimana Andrea Hirata, sang penulis Laskar Pelangi, menceritakan tentang patah hatinya laki-laki…

Aku merasa tak percaya dan amat terkejut dan tak sanggup menerima kenyataan bahwa sekarang aku sendiri. Sendiri di dunia yang tak peduli. Jiwaku lumpuh karena kekasih tercinta, atau dalam bahasa puisi aku mengharu biru tatkala kesepian melayap mencekam dermaga jiwa, atau batinku nelangsa berdarah-darah tiada daya manakala ia sirna terbang mencampak asmara… Selama dua hari aku sudah tidak masuk sekolah. Maunya hanya tergeletak saja di tempat tidur. Kepalaku berat, nafasku cepat dan mukaku memerah…. (taken by Laskar Pelangi)

Lalu lihatlah bagaimana dengan logika nya, pria patah hati itu bisa bangkit,, hanya karena deskripsi indah sebuah desa nan jauh di Inggris sana, Edensor. Lihatlah kemudian bagaiman Ikal bisa mengmbil sikap positive nya..

Aku melihat ke belakang, membuat evaluasi kemajuan hidupku, dan bersyukur telah mengenal A Ling. Jika berpikir positive ternyata mengenal seseorang secara emosional memberikan akses pada sebuah bank data kepribadian tempat kita belajar banyak hal2 baru..

So, fren.. La tahzan ya.. berpikir positive lah.. wlopun sulit tapi bukan tak mungkin.. tips dari seorang teman.. jangan mensetting pikiran qta bahwa qta tidak bisa melupakan dia, sibukkan diri degan berbagai kegiatan yang positive hingga tak ada waktu untuk mikirin hati qta yang patah… en jangan sampai qta malah bilang…”ku harap Tuhan cabut nyawamu, agar tak ada yang milikimu..”* atau “Tuhan tolong angkat aq dari dunia, aq tak ingin lihat dia bahagia”**.. hoho… Hidup akan terus berjalan fren.. untuk dia dan untuk qta.. Yakinlah.. Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk qta dan juga untuk dia..

Finally.. izinkan aq kembali mengutip bagian akhir dari La tahzan for broken hearted Muslimah nya – m’Asma Nadia..

La tahzan, ya muslimah..

Masih begitu banyak peer pribadi, kualitas diri yang harus ditingkatkan, hingga kelayakan kita bertambah di sisi Allah. Masih begitu banyak permasalahan umat yang terasa ‘jauh’ dari hati kita. Masih begitu banyak nikmat yang terlupakan hanya karena patah hati oleh cinta.

7 Syawal 1429 H.. 9.53 pm..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s