The Heart Breaker

Si Heartbreaker itu bernama Donny. Jangan membayangkan Donny segagah, setampan, seflamboyan, seromantis, sekharismatik, semempesona Tom Cruise, Brad Pitt, Pierce Brosnan atau siapa saja aktor2 tampan yang ngetop. Donny memang berbadan tinggi tegap. Tapi kalau memakai standar selebritis, dia akan terlihat gempal dengan rambut pendek tipis di depan tidak berkesan dengan kumis yang dipelihara seadanya karena hanya berfungsi untuk memberi kesan dewasa.

Dia juga tidak pernah tampil gaya dengan segala macam model baju dan celana yang sedang tren saat ini. kemejanya yang selalu tanpa kerah dan lengan panjangnya selalu digulung sesiku. Jangan pula dibayangkan Donny pandai menebar pesona, karena dia bukan tipe orang yang gaul. Dia malah pernah mengaku malas pergi ke pesta atau ke pertemuan-pertemuan yang mengharuskannya berbasa-basi. Alasan Donny, dia bukan orang yang pandai bicara, bukan orang yang bisa menjadikan cuaca sebagai topik pembicaraan yang menarik.

Donny juga mengaku dia tidak up to date dengan fashion atau gaya hidup yang terjadi saat itu dan seringkali merasa bahwa apapun yang menjadi minatnya tidak menjadi minat kebanyakan orang. Mengenal Donny, seperti melihat orang-orang seumur papaku. Walaupun dia hanya empat tahun lebih tua dariku. Selera musik, film, buku dan majalah/Koran dia persis seperti selera papaku. Tapi aku berani memastikan bahwa sembilan dari sepuluh perempuan (biasanya single) yang kenal dia, pasti jatuh cinta padanya. dan setelah mereka jatuh cinta pada Donny, biasanya, mereka akan jatuh sakit patah hati.

Lalu apa kelebihan Donny yang bisa membuat banyak perempuan jatuh cinta? Hmm, entahlah. aku sendiri tak mengerti. Aku hanya bisa bermungkin-mungkin karena Donny itu baik. Iya, dia baik sekali. Tulus, lebih tepatnya, pada orang lain. Penuh perhatian. Pintar. Alim, tidak pernah meninggalkan shalat dan puasa. Rendah hati. Penuh hormat pada orang lain, sehingga menjadi kesayangan ibu-ibu, bapak-bapak dan orang tua di manapun dia berada, termasuk di kantor. Menantu ideal buat para mertua kali ya…

Bahasanya sopan, bercandanya juga sopan. Donny juga tidak pernah marah. Tidak pernah merasa sok penting atau sok tahu. Tidak pernah bersikap kasar. Tidak pernah berprasangka. Jadi, singkatnya, Donny itu baik!

Hingga kemudian di kantornya ada 12 orang karyawan perempuan, 6 di antaranya single dan keenam perempuan itu semuanya jatuh cinta kepada Donny dan kemudian patah hati.

Cerita di atas saya ambil dari sebuah buku yang disusun oleh mbak Asma Nadia ‘La Tahzan for broken hearted Muslimah’ yang salah satu ceritanya berjudul The Heart Breaker. Sebuah cerita yang ditulis sangat manis oleh Mariskova. Tak sy tuliskan selengkapnya (panjang banget… yang mau baca selengkapnya baca bukunya aja ya.. kereen bukunya… ^^ ).. intinya.. hemm.. lagi2 sy bingung mengambil kesimpulan.. entahlah tiba-tiba ingin menuliskan tentang cerita ini..

kesimpulannya sy ambil dari tulisan Ustadz Salim A Fillah aja dalam buku Fenomena Ayat-ayat Cinta.. “Lagi-lagi wahai para lelaki, tampang anda tak begitu berharga. Akhlak yang luar biasa itu lah yang menderapkan sejuta denyut cinta di hati wanita. Adakah kau dapati dalam riwayat Rasulullah memberi perhatian khusus dan care yang indah pada golongan wanita yang belum menikah? Tidak sama sekali. Karena setitik perhatian, senyum tulus dan akhlak yang baik tertuju pada hati seorang wanita dampaknya sama seperti hujaman wajah cantik ke retina mata dan terbayang tubuh indah ke imajinasi laki-laki. Laki-laki dan perempuan, masing-masing memiliki titik lemah di mana ujian akan datang.”..

Penutup… sy kembali ke buku La Tahzan for Broken Hearted Muslimah, masih dalam tulisan Mariskova… ‘dulu, yang aku tahu, hanya laki-laki (dan pastinya juga perempuan) yang kurang baik yang bisa mematahkan hati kita, tapi ternyata orang yang paling baik pun bisa membuat patah hati. Bagaimana caranya menyembuhkan patah hati itu? Mungkin kalau orang yang telah membuat kita patah hati sungguh menyebalkan dan brengsek setangah mati, kita akan mudah membencinya. Tapi bagaimana caranya melupakan seseorang yang begitu baik? Aku tidak tahu. Semoga kita selalu dalam lindunganNya.’ Amin..

So… hati-hati aja kali ya dalam bersikap… kalau tak ingin menyakiti jangan memberi arti.. kalau tak ingin tersakiti.. jangan salah mengerti…

181209…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s