Prasangka.. oh prasangka.. *menjauhlah dariku*..

saya.. hemm.. jujur sekali termasuk orang yang mudah terjebak dalam prasangka.. tolooongg… padahal ga bagus banget kan.. dan dalam Al-Qur’an saja di sebutkan dalam Al-Qur’an surat Al–Hujuraat ayat 12, “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah sebagian kamu mencari-cari kesalahan dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.”..

whuaaa…. tolong… kalau sy ingin termasuk orang yang beriman.. harus menjauhi prasangka kan… tolooong.. kasih tau doong gimana caranya menjauhi prasangka… hiks..

sy jadi ingat seorang adek yang punya cara mengendalikan prasangka yang teope begete deh buat sy… kenapa.. karena pas banget gituh dengan yang pernah disampaikan Aa Gym… cari 1000 alasan untuk tidak berprasangka buruk terhadap saudaramu.. nah.. waktu itu ceritanya kan sy legi kesal plus ngomel2 karena sms sy tak kunjung direply sama seseorang *hayooo… ada yang ngerasa ga?*.. trus..terjadi dialog antara sy dan adek tersebut..

adek : “mungkin ga dengar ka..”
saya : “udah q sms berapa kali kok..”
adek : “atau habis pulsa ka..”
saya : “ga mungkin banget.. tadi q missedcall dia MC balik ..”
adek : “lagi sibuk kali ka..”
saya : “kalau lagi sibuk.. kenapa waktu di mc dia masih sempat mc balik..”
adek : “mungkin jaringannya tiba2 hilang…”

deg! sampai di situ sy terdiam.. kenapa? takjub akan si adek yang nyoba memberikan alasan2 kenapa orang itu ga balas sms sy… bagaimana dia sibuk mencari alasan membantu sy agar terhindar dari prasangka yang tidak2… hoho..

terkait dengan prasangka ini.. sy teringat dengan cerita dari salah seorang Ummahatul Mu’miniin… istri Rasulullah yang bernama Sayidah Shafiyah binti Huyai ra.
ayoo… siapa yang baru tau kalau ada istri Rasulullah yang namanya Sayidah Shafiyah binti Huyai ra.? ah.. sy mau berbaik sangka aja.. semuanya pasti udah tau.. sy aja yang sering lupa kali ya…🙂

Pernikahan Rasulullah dengan Sayidah Shafiyah ini dalam banyak riwayat diceritakan terjadi sesudah perang Khaibar yang terjadi pada tahun ketujuh hijriah. Sayidah Shafiyah binti Huyai ra adalah anak seorang pemimpin yahudi khaibar, beliau adalah satu-satunya istri Rasulullah yang bukan keturunan Arab. wahhh… bisa panjang banget notesnya kalau sy ceritakan siroh tentang perang Khaibar dan terjadinya pernikahan antara Rasulullah dengan Sayidah Shafiyah ini.. intinya kan mau ngomongin prasangka aja… tapi kalau banyak yang request insyaAllah mau deh menceritakannya di lain kesempatan.. *pede banget ya… :p*

oke.. kembali ke masalah tadi.. masih tentang cerita Sayidah Shafiyah binti Huyai ra. jadi di antara kejadian yang patut qta ketahui tentang rasulullah dengan istri beliau ini seperti yang disebutkan dalam Sahih Bukhari.. jadi ceritanya waktu itu.. Rasulullah sedang i’tikaf pada sepuluh akhir Ramadhan di Mesjid nabawi (ya Allah.. pengin sekali bisa ke mesjid nabawi.. *berdoa di tengah2 notes.. Amin kan semuanya ya.. Amiiin… )..

nah.. pada waktu itu datanglah Sayidah Shafiyah binti Huyai ra. untuk mengantar keperluan Rasulullah. karena hari sudah malam Sayidah Shafiyah binti Huyai ra. diantar Rasulullah untuk pulang. Dengan menggandeng Sayidah Shafiyah ketika Rasulullah sampai di pintu mesjid, tiba-tiba ada dua orang Anshor berjalan dan memberi salm kepada Rasulullah SAW. kemudian keduanya terus berjalan, melihat itu nabi memanggil

“Hai orang Anshar kemari, tahukah kamu yang kugandeng ini adalah Sayidah Shafiyah binti Huyai ra.(istriku).”

orang Anshar itupun sontak berkata. “Subhanallah.. kami tidak berburuksangka kepada engkau wahai Rasul.”

dan kemudian nabi pun menjawab. “bahwasanya Syaithan dalam diri manusia menempati di mana darah mengalir, dan aku khawatir kalau-kalau syaithan melontarkan sesuatu ke dalam hati kamu, lalu kamu berburuk sangka kepadaku, melihat aku menggandeng istriku ini, jadi aku perlu beritahu.”

hemm… nah.. dari kejadian ini dapat qta ambil hikmah (hemm… bukan hikmah nama orang lho..) .. bahwa kita disunnatkan untuk menjelaskan sesuatu yang bisa menimbulkan sangka buruk kepada kita.. hemm… jadi.. kalau suatu saat nemuin sy gandengan atau boncengan dengan cowok.. panggil aja ya.. tanya gitu… siapa sih orang itu… sunnah lo.. dan boleh juga dong sy bertanya.. daripada sy berprasangka yang tidak2.. hemm.. kalau sy yang nanya namanya tabayyun ya… ya udah deh.. notes ini sampai di sini aja ya… lagi ngejar target 229 before 2010.. ^_^

*301209… cerita tentang Sayidah Shafiyah bintu Huyai ra. Sy ambil dari Buletin dari majelis ta’lim Nurul Muhibbin..*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s