Facebook On Love 2 (sebuah catatan)

“Hidup memang penuh kejutan, bahkan terhadap suatu hal yang sempat membuat kita yakin”, sebuah kutipan yang sy temukan di salah satu bukunya mbak Asma Nadia sepertinya cukup mewakili perasaan sy saat membaca Facebook On Love 2 – mbak Ifa Avianty. Sy yang setiap membaca novel selalu menebak-nebak alur cerita novel tersebut kali ini benar-benar kalah deh, alurnya ga ketebak.. dugaan sy untuk ending ceritanya melesat jauuh.. hoho.. yang nulis keren banget nabrak2in konflik😉

FOL 2 masih bercerita tentang Fadli dan Dea, kesibukan Dea sebagai seorang ibu dengan 3 batita plus satu calon baby yang masih ada di rahim Dea. Trus kembali… tentang kelamnya masa lalu Fadli yang seperti sy bilang di review FOL 1, masa lalu Fadli yang tidak hanya kelabu tapi hitam pekat. Dan pekat itu pun semakin menjadi dengan berbagai kenyataan yang baru diketahui Dea belakangan plus seabrek mantan2 Fadli nan cantik dan seksi yang bermunculan kembali di permukaaan. Akan kah hal itu membuat rumah tangga Dea dan Fadli runtuh? *gaya bertanya dengan nada sinis kayak presenter infotaiment ‘PISAU’ saingannya silet :p*.

Kemudian, muncullah kembali satu sosok dari masa lalu dalam hidup Dea. Chandra. Chandra yang digambarkan sebagai sosok pria yang baik hati sekali, bijaksana banget, sholeh dan pinter ini tak bisa Dea pungkiri membuat dia merindu, soalna waktu curhat dengan Chandra dia dapat jawaban yang bijak banget. Dea pun jadi kangen untuk diberi siraman batin, dikuatkan dan ditopang yang tidak dia dapatkan dari Fadli di mana dia harus menjadi penopang bagi Fadli. Trus, Dea selingkuh dong? Hemm… baca sendiri aja kali yaa.. lagi ga pengin ngebahas jalan cerita. Yang pasti FOL 2 penuh dengan kejutan.. Komen sy sama tuh dengan salah satu endorser yang ada di cover belakang FOL 2.,. idiiiih.. nama endorsernya samaan lagi sama nama sy.. :p

Catatan sy setalah membaca FOL 2..

Pertama, hoho.. rasanya sy kembali bergairah pengin mencari tahu tentang putri-putri dan pangeran-pangeran dari kerajaan Eropa, soalna dulu pernah suka banget dengan sejarah mereka waktu lagi doyan-doyannya nonton Lady Oscar plus belajar revolusi Perancis waktu masih sekolah. Mbak Ifa kayakna punya referensi banyak nih.. *lirik-lirik sambil masang muka penuh keinginan ke arah mbak Ifa.. *

Kedua, tentang masa lalu. Sering sy bertanya ke orang-orang apa sih arti sebuah masa lalu bagi seseorang. Dan Chandra via chat dengan Dea menjelaskan semuanya. Seseorang itu bisa berubah, tapi masa lalu tidak.
Dengan melihat masa lalu dan perubahannya sekarang kita akan tau seberapa serius dia ingin berubah dalam hidupnya untuk hal-hal yg baik atau buruk. Intinya tetap : belajar memaafkan dan menerima apa adanya.

Ketiga, tentang doa. Rasanya hal terkuat yang sy dapat dari FOL2 adalah ‘Jangan pernah letih untuk berdoa.. berdoa.. berdoa..’.. hal itu terlihat dari beberapa kutipan dari FOL 2 yang sy jadikan status..

Tuhan adalah Raja bagi tiap hamba-Nya. Dia bisa saja ‘menjentikkan jari-Nya’ untuk menghasilkan sebuah keajaiban besar bagi hamba-Nya yang membutuhkan. Maka jangan pernah putus meminta.

Allah tak pernah tidur. Dia ada dan senantiasa memantau bahkan setiap detak jantung dan lintasan hati. Maka ketika kita berharap akan sebuah pertolongan, suarakan permohonan itu berulang-ulang tanpa bosan.

Permohonan itu akan menjadi seperti sebuah mantra yang mengalir seiring aliran darah dan nafas kita. Mantra atau ‘kata-kata ajaib’ itu akan tersebar ke seluruh alam, dimana alam akan ikut mendoakan kita. Mengaminkan setiap doa kita.

Dan Allah, Tuhan kita, selalu akan menjawab doa kita dengan cara-Nya yang teramat indah.

Keempat, tentang syukur dan sebuah kesederhanaan. Terkadang kita melihat betapa beruntungnya mereka yang dikaruniai harta berlebih. Padahal kalau melihat dari tokoh Dea, betapa Dea yang menjelma menjadi seorang sosialita yang bergelimang harta kemudian sebegitu rindunya dengan kesederhanaan yang dulu menjadi kesehariannya.

Setelah sekian lama hidup sederhana dengan kadar yang menurut kita pas, terus Tuhan kasih kita kesempatan untuk hidup di strata social ekonomi yang meningkat, baru deh kita kayak sadar. Iya sih pasti bersyukur, happy dll. Tapi pasti ada semacam kesadaran, atau apa ya, kerinduan, mungkin. Kerinduan buat kembali mendapatkan apa yang dulu pernah kita miliki dan sering lupa kita syukuri (karena saking lekatnya dengan keseharian). Yang dulu begitu murah buat kita dan kini mahal buat kita dapatkan kembali. Kesederhanaan. Hikmahnya barangkali, bahwa kebahagiaan itu sebenarnya sederhana. Dan kebahagiaan itu letaknya di hati yang bersyukur. Ga usah jauh mencari.. ^^

Kelima, Tentang jodoh. Hemm.. intinya kalau jodoh tak akan ke mana, walaupun jalannya harus berputar-putar sekian lama. Terbukti dari cerita Chandra.🙂

bahwa ternyata perjalanan mencari jodoh telah membuat kita ‘berubah’.

Bahwa ada sesuatu yang tak bisa ia ungkapkan kepada siapapun, yang nyatanya bahkan membuatnya ‘betah’ mengarungi hidup sendirian. Meski jujur,tetap saja kadang kesunyian itu begitu pekat menenggelamkannya ke dalam sebuah tanya tentang misteri jodoh.

Bagi saya, cinta berarti juga bersiap melapangkan jalan setulus hati bagi semua yang telah Tuhan gariskan. Begitu saya tahu, dia bahagia, saya langsung mengerti bahwa Tuhan nggak pernah salah memasang-masangkan.

Sebuah catatan yang sangat sederhana buat sebuah novel yang keren banget.. Bagaimana pun, tak bisa dipungkiri, FOL2 menjadi sangat special buat saya.. Terima Kasih buat mbak Ifa untuk kado miladnya.. (lagi-lagi karena terima bukunya bulan Juni jadi menganggap ini kado milad.. hehehe… )

*kata2 yang bercetak tebal diambil dari FOL 2 semua..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s