WARNA LANGIT (KIM DONG HWA)

Huff… beneran bingung ketika harus mereview Warna Langit. Alasan utama mungkin karena itu buku trilogi dan warna langit adalah buku ke tiganya dan tak membaca buku pertama dan keduanya. Jadinyaaa… yaa agak kebingungan deh. hehe…

 

Warna Langit berbentuk novel grafis. Novel grafis adalah kisah panjang yang diceritakan dalam bentuk komik.

 

Buku ini menggambarkan kehidupan dan dunia yang tampak dari mata dua generasi perempuan: seorang gadis cilik bernama Ehwa dan ibunya, janda kota Namwan. Ehwa baru saja memulai perjalanannya menjadi seorang wanita, sementara ibunya yang menjadi janda pada usia belia, menemukan dirinya mendambakan kehadiran pria di sisinya.

 

Buku ketiga ini menceritakan bagaimana Ehwa menemukan kembali cinta dan memulai kehidupan perkawinan, sementara ibunya dan si tukang gambar keliling memutuskan untuk menikah.

 

(yang bercetak tebal copas reviewnya Luckty nih… ga minta izin lagi sama Luckty.. :p)

 

 

Pendapat sy tentang Warna Langit..

 

Hemmm… ada beberapa alasan kenapa pada akhirnya saya menyimpulkan sy ga suka dengan novel yang satu ini.

Pertama, mungkin karena saya langsung membaca yang ketiganya.

Kedua, saya dari dulu memang kurang suka dengan karya terjemahan.. kecuali novelnya… duh siapa sih penulis Puteri Huan Zhu itu? Nah.. kalau karya beliau sy suka :))

Ketiga, bukan selera saya kaliii….

 

Jadiii… ketika di luar sana banyaaaak sekaliiii pujian terhadap trilogi Kim Dong Hwa ini, mungkin karena memang selera mereka. Jadi ketika sy bilang tidak suka ini murni pendapat pribadi. Subjektiv banget…

 

Walaupun saya akui, bahasa yang ada di Warna Langit puitis abiss.. tentang penantian wanita. Yang sedang gelisah menanti bisa mewek tuh bacanya. wkwkwkwk… Saya? biasa aja.. ga sedang menanti sih :p dan juga penantian seperti itu bukan gue banget.. wkwkwkwk…..

 

Dan satu lagi yang perlu dicatat… novel ini adalah novel grafis DEWASA. Jadiiii… jauhkan dari jangkauan anak kecil atau yang belum cukup usia. Bahayaaa… hehe… jangan sampai karena bentuknya kayak komik, jadi bisa dilihat2 para remaja. Dan pliissss jangan penasaran dewasanya yang kayak gimana :p

 

Huwaaa…. reviewnya berantakan sekaliii.. Mohon maaf buat ka Lisna, hanya ini yang dapat ulun sajikan.

Buat ka Amal, kirim alamat pian lewat inbox ka. Sekalian no hape. :))

*had been posted at  FB on 200411*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s