Existere – Sinta Yudisia

Ini bisa dibilang novel yang menemani saya ke mana-mana. 3 kali bolak balik Brb-Bjb, sempat dibawa ke Surabaya dan jalan2 di seputaran Barabai terdjintah. Bukan karena novel ini membosankan, tapi semangat baca saya yang turun naik tak beraturan. :p

 

Ini tentang Dolly, pelacuran dan orang2 yang terlibat di dalamnya. Baik sebagai pelacurnya (Milla, Vanya, Lola) ataupun “pengguna jasa”nya (Waluyo) juga berkisah tentang keluarga si “pengguna jasa” (Almaida, Hepy) juga mereka yang peduli dengan nasib orang2 di Dolly (Ochi dan Yassir dengan DeLnya juga Sandro dan Bima), anak2 yang terlahir di sana dan mereka yang ingin bebas dari jeratan Dolly.

 

Ini juga tentang betapa bahayanya Seks bebas bagi kesehatan, ada diceritakan tentang Aids, anak2 yang terlahir cacat tak sempurna.

 

Ini juga bercerita tentang mereka yang ingin terlepas dari Dolly.

Ribuan perempuan Dolly mendambakan seorang pendamping sejati yang mau menarik mereka keluar dari sarang biawak dengan segala harta yang dipunyai : harta, tenaga, pikiran, semua yang dimiliki sebegai persembahan kesungguhan cinta tulus pada seorang perempuan. Bahwa mereka ingin melindungi dan membawanya dari dunia gelap menuju dunia penuh cahaya.

Ribuan perempuan Dolly mengharapkan tarikan kuat dari laki-laki untuk keluar dari sana. Adakah laki-laki yang punya tangan buat menarik mereka?

 

Ini juga bercerita tentang mereka yang ada di Dolly, sebenarnya pada awalnya tak berniat sekalipun untuk terperosok ke dalam kubangan hitam itu. Masalah ekonomi kadang menjadi alasan utama, untuk selanjutnya mereka terbiasa hidup enak dari sana. “Sekali saja, ambil secukupnya lalu ditinggalkan”. Dan pada akhirnya bukan sebuah hal yang mudah untuk meninggalkannya. Huh, miris.

 

Ini juga bercerita tentang Poligami. Hufff… penulisnya mencoba menyelam pada perasaan wanita yang suaminya ingin menikah lagi.

“Kau setuju, Dek?” sang suami bertanya setelah mengemukakan kejujurannya ingin menikah lagi.

Sang Istri tertawa kecil, menertawakan kenaifan sang suami. Setuju? Adakah perempuan yang setuju dimadu? Ia hanya tak ingin perempuan itu dan suaminya tergelincir. Ia tak ingin dipersalahkan karena tak mengizinkan keduanya mengikat dalam iktan sah maka keduanya sama2 lupa diri.

 

Apa lagi? 

Ini juga tentang status saya beberapa waktu yang lalu,

“terkadang sebuah pertanyaan yang tak ingin dijawab sudah menjadi sebuah jawaban”

 

“Apa mas mencintai Vanya, sama seperti mencintaiku?”

Yassir menelan ludah . Ia ingin berbohong, tetapi tak mampu. Ia ingin jujur, tapi tak sanggup. Kebisuan dan keheningan berbicara.

“Aku tak bisa menjawabnya, Dek.”

Bagi Ochi kalimat itu sebuah jawaban.

Alangkah naifnya laki-laki, mereka melukai sedemikian dalam dan berharap keadaan berjalan baik-baik saja.

 

Catatan lain lagi tentang novel ini, hemm, sepertinya penulisnya sangat menyukai nama Qoshiratu Torfi, nama itu berulang kali disebutkan secara lengkap. Qoshiratu Torfi, bidadari yang ada di taman-taman surga. (sy juga suka jadinya^^)

 

Bagian yang paling saya suka dari novel ini :

Keikhlasan harus senantiasa diperbaharui, niat harus senantiasa diluruskan.

Jangan bicara Ikhlas, biarkan itu jadi rahasiaku dan Tuhanku.

 

Terakhir, benar sekali apa yang dikatakan mas Gola Gong dalam endorsnya : Usai membaca, kita akan merenung, harus diapakan Dolly, dan bahkan semua pusat pelacuran yang tersebar di negeri ini? Hanya sekedar menjadi latar tempat cerita?

 

dan mengutip catatan di akhir tulisan oleh sang penulis,

“Aku ingin bercerita pada mereka, saudari kita di Dolly, bahwa melepaskan diri dari dunia profesi yang kelam bukan tanpa cost sama sekali. Pasti ada risikonya, pasti ada harga yang harus dibayar.

Tuhan Maha Pemberi

Tuhan Maha Pengampun

Tapi jangan terus berharap ampunanNya, karena MurkaNya juga bisa demikian dahsyat.

Judul : Existere

Penulis : Sinta Yudisia

Penerbit : Lingkar Pena

Jumlah Halaman : 382 Halaman

 

 

 

031110, di senja yang mendung

*buat Nana.. jangan ngintip aja.. komen donk :p*

 

Tulisan terkait : http://yant165.multiply.com/journal/item/315/102_-_Existere

http://yant165.multiply.com/journal/item/327/yang_tercatat_dari_EXISTERE_-_Sinta_Yudisia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s