Emak-emak fesbukers mencari cinta

Membaca judulnya, saya pikir itu buku tentang para emak2 fesbukers menemukan cinta sejatinya, tapi saya keliru, maksudnya ternyata cerita tentang para emak yang berinteraksi dengan yang namanya fesbuk dengan segala suka dukanya dan manfaat yang diambil dari jejaring social paling popoler itu.

Setelah melihat daftar isi saya pun langsung meluncur ke halaman …, ada apa di sana? Di sana ada tulisan bu Guru saya, mbak Ifa Avianty. Dan pas membacanya… astagaaa… ternyata saya salah stu korban dari ahli kuliner gadungan. Kekekee… piss mbak.. ga jera kok sharing tentang masakan dengan mbak Ifa. Ditunggu status tentang kulinernya lagi ya mbak. ^^

Kemudian saya pun runtut membaca cerita para emak ini dari awal sampai akhir. Cerita dari mbak Eni sungguh membuat semangat saya meletup-letup, semoga singa tidur ini juga ikut terbangun deh. ^^. Dan saya bersepakat sekali dengan apa yang disampaikan mbak Eni, kalau kita ga akan bakal rugi ngeadd penulis dan penerbit di Facebook. Terbukti dengan temenan dengan penulis (Amnda Ratih Pratiwi) saya jadi tau ada kuis buat ngedapetin buku Emak-Emak Fesbukers mencari cinta yang diadakan penerbit yang juga jadi friendlist saya Leutika Publisher.

Begitupun dengan tips tentang status.. hohoho.. saya sangat sepakat.. sepakat.. sepakat sekali.. Kalau jangan ngumbar aib di status. Dan jangan ngeluh melulu. Benar deh apa kata emak, nemuin status yang ngeluh mulu ngebetein!

Sepakat juga dengan tips jangan masang status yang bisa bikin riya, missal “aku udah shalat isya” J

Begitupun dengan tips majang foto. Hohoho… betuuul sekaliii.. buat yang udah berjilbab jangan pajang foto yang belum berjilbab , sama aja donk.

Ada juga satu cerita yang membuat saya berpikir satu hal, orang yang terlihat dari fesbuknya kelihatan bahagia, terkadang tak sebahagia yang kita pikirkan. Maksudnya ketika kita menemukan status dari teman yang ceria terus.. bukan berarti dia ga punya masalah, mungkin karena dia pintar aja ga mau ngeluh dan mengungkapkan apa isi hatinya di depan massa.

Setelah membaca buku ini, entah kekuatan darimana kok jadi berpengaruh besar buat saya. Semisal.. saya jadi berpikir berkali-kali sebelum masang sebuah status… mikir.. status ini buat apa? Bermanfaatkah? Atau hanya sekedar gejebo. Ga jelas bo.. Jadinya beberapa kali mau masang status, udah saya ketik, tapi ga jadi. Hehehe.. dan saya semakin tidak tertarik dengan yang namanya games di Fesbuk. :p

*nulis reviewnya malam ini… ini yang belum di edit.. :p

2 thoughts on “Emak-emak fesbukers mencari cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s